Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home LINGKUNGAN

Jelang COP30, Para Pihak Serukan Perlindungan Masyarakat Adat

Fendra Tryshanie Oleh Fendra Tryshanie
Rabu (05/11/2025) - 22:45 WIB
in LINGKUNGAN
0
Jelang COP30,  Para Pihak Serukan Perlindungan Masyarakat Adat

  Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Global Alliance of Territorial Communities (GATC), Earth Insight menyerukan pengakuan terhadap masyarakat adat beserta hak-haknya menjelang konferensi iklim (Conference of Parties) COP30 di Brasil. Laporan terbaru mereka berjudul “Wilayah Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal di Garis Depan: Pemetaan Ancaman dan Solusi di Hutan Tropis Terbesar di Dunia” menunjukkan masih minim pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat. Akibatnya, perampasan tanah adat terjadi secara masif. Di Indonesia, misal, masyarakat adat kehilangan sekitar 11 juta hektar wilayah adat sepanjang 2014–2024. Yang pemerintah baru akui kurang 1% dari 25 juta hektar lebih wilayah adat. Ironisnya, pemerintah justru lebih banyak memberikan izin konsesi kepada perusahaan, 23,8 juta hektar untuk perkebunan sawit, 18,8 juta hektar pengusahaan hutan, dan 9 juta hektar pertambangan. AMAN dan jejaringnya melakukan analisis geospasial, pengumpulan data masyarakat, dan studi kasus untuk menelusuri berbagai ancaman di Amazonia, Kongo, Indonesia, dan Mesoamerika. Saat 11 warga Maba Sangaji membangun tenda di hutan adat Halmahera Timur, Maluku Utara, yang sudah jadi pertambanga nikel PT Position. Foto: warga. Ekstraktif kuasai wilayah adat Temuan di Indonesia menunjukkan, pertambangan, minyak dan gas, pengusahaan hutan, serta proyek energi panas bumi melemahkan sistem tata kelola masyarakat adat lebih 33,6 juta hektar wilayah adat. Tercatat, 6 juta hektar wilayah adat tumpang tindih dengan izin pengusahaan hutan, 1,6 juta hektar dengan blok minyak dan gas, dan hampir 1 juta hektar dengan izin usaha pertambangan. Salah satu contoh terparah dialami Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa, komunitas pemburu-peramu nomaden terakhir di Indonesia. Lebih dari 65.404 hektar wilayah dihuni sekitar 500…This article was originally published on Mongabay

ShareTweetPin
Previous Post

Waspadai Ancaman Kepunahan Puspa dan Satwa Indonesia

Next Post

Konflik Agraria Tak Berujung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dedikasi di Tengah Bencana, Dua Personel Humas Polda Aceh Diganjar Penghargaan

Dedikasi di Tengah Bencana, Dua Personel Humas Polda Aceh Diganjar Penghargaan

Rabu (01/07/2026) - 22:12 WIB
Jaya Hartono Resmi Arsiteki Persiraja Banda Aceh

Persiraja Pertahankan Jaya Hartono, Fokus Bangun Tim Lebih Kuat

Rabu (01/07/2026) - 22:06 WIB
Kemenag Dorong Budaya Keterbukaan Informasi di Aceh

Kemenag Dorong Budaya Keterbukaan Informasi di Aceh

Rabu (01/07/2026) - 22:01 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Pergerakan Penumpang Udara Aceh Mei 2026: Domestik Turun, Internasional Naik

Rabu (01/07/2026) - 21:55 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

BPS: Aceh Catat 3.148 Kunjungan Wisman Selama Mei 2026

Rabu (01/07/2026) - 21:48 WIB
Impor Aceh Desember 2025 Melonjak 124,89 Persen, Didominasi Gas Propana/Butana

Impor Aceh Mei 2026 Melonjak 112,78 Persen, Neraca Perdagangan Defisit 51,92 Juta USD

Rabu (01/07/2026) - 21:42 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.