Kamis, September 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Jokowi Tegaskan Tiga Fokus Kemitraan ASEAN-AS Soal Perubahan Iklim

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (14/05/2022) - 17:45 WIB
in NASIONAL
0
Perubahan iklim (Ilustrasi)

Jokowi tegaskan tiga hal yang dapat dijadikan fokus ASEAN-AS soal perubahan iklim

WASHINGTON – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tiga hal penting yang dapat dijadikan fokus kemitraan ASEAN-Amerika Serikat (AS) dalam penanganan perubahan iklim. Hal ini disampaikan presiden pada kesempatan pertemuan para pemimpin ASEAN dengan Wakil Presiden (Wapres) AS Kamala Harris, di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC, Jumat (13/5/2022).

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wapres Harris dan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan AS, yakni utusan khusus untuk perubahan iklim AS John Kerry, Menteri Transportasi AS Pete Buttigieg, dan Menteri Energi AS Jennifer M. Granholm, dan kepala badan perlindungan lingkungan. Dalam diskusi ini Presiden Jokowi mengidentifikasi tiga hal penting yang dapat dijadikan fokus kemitraan ASEAN-AS dalam penanganan perubahan iklim.

“Pertama pembiayaan iklim. Bapak Presiden secara terus terang menyampaikan bahwa negara ASEAN hanya menerima sekitar 10 persen dari total dukungan pembiayaan iklim dari negara maju untuk tahun 2000 sampai 2019,” terang Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi dalam pengarahan pers virtual, Sabtu (14/5/2022).

Retno mengatakan, bahwa Presiden Jokowi mengkritik rendahnya komitmen negara maju untuk implementasi pembiayaan iklim. Menurut Indonesia hal ini menjadi penghambat pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC) secara global.

Fokus kedua, yakni Presiden menyampaikan mengenai transisi energi. Menurut Retno, Presiden Jokowi menyampaikan mengenai komitmen ASEAN yang konsisten meningkatkan proporsi energi baru terbarukan dari 14 persen pada 2018 menjadi 23 persen pada 2025. Hal ini pun Jokowi katakan memerlukan dukungan pembiayaan yang tidak sedikit setidaknya investasi sebesar 367 miliar dolar AS dan transfer teknologi.

“Di Indonesia Presiden mengatakan bahwa transisi energi untuk delapan tahun kedepan memerlukan 30 miliar dolar,” ujar Retno.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki oleh Indonesia seperti energi surya, bayu maupun panas bumi di mana saat ini pemanfaatannya baru mencapai 0,3% dari total potensi. Indonesia juga memiliki potensi besar sebagai hak pengembangan ekosistem kendaraan listrik di kawasan.

“Ini insya Allah pada 5 tahun ke depan akan lebih kelihatan hasilnya,” katanya.

Sementara itu untuk fokus ketiga adalah investasi ekonomi hijau. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ekonomi hijau berpotensi menghasilkan peluang ekonomi senilai 1 triliun dolar AS dan menyerap 5 sampai 6 juta pekerja hingga 2030.

“Peluang kerja sama ekonomi hijau terbuka lebar dan diperlukan mekanisme yang dapat mempertemukan bukan saja sektor pemerintah namun juga sektor bisnis,” lanjut Retno. Investasi diĀ  infrastruktur hijau pun disampaikan dapat menjadi unsur penting kolaborasi ASEAN dan AS yang memerlukan setidaknya dua triliun dolar dalam satu dekade mendatang.

Sumber: Republika

Tags: investasi ekonomi hijaujokowi ke amerika serikatktt as-aseanktt asean aspembiayaan iklimperubahan iklimtransisi energi
ShareTweetPin
Previous Post

Puan Kenang Perjuangan Fatmawati Menjahit Bendera Merah Putih

Next Post

Kronologi Pesawat Asing Tanpa Izin Diminta Mendarat di Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Rabu (02/09/2026) - 21:17 WIB
Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Rabu (02/09/2026) - 21:00 WIB
Kapal Pesiar Kembali Singgahi Sabang, Kali Ini Bawa 477 Penumpang

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

Rabu (02/09/2026) - 20:50 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Impor Aceh Melonjak 214,46 Persen pada Juli 2026, AS Jadi Negara Asal Terbesar

Rabu (02/09/2026) - 20:46 WIB
Ekspor Aceh Juli 2026 Capai 84,04 Juta USD, Naik 36,97 Persen Secara Tahunan

Ekspor Aceh Juli 2026 Capai 84,04 Juta USD, Naik 36,97 Persen Secara Tahunan

Rabu (02/09/2026) - 20:41 WIB
Mitigasi Bird Strike untuk Keselamatan Penerbangan

Penumpang Pesawat Domestik di Bandara SIM Naik 1,36 Persen pada Juli 2026

Rabu (02/09/2026) - 20:37 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.