Banda Aceh – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Aceh pada Juli 2026 mencapai 2.838 kunjungan. Angka tersebut meningkat 11,16 persen dibandingkan dengan Juni 2026, namun masih mengalami penurunan 31,02 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Agus Andria, mengatakan data kunjungan wisman tersebut dipantau melalui dua pintu masuk utama wisatawan mancanegara di Aceh.
“Terdapat dua pintu masuk utama untuk wisatawan mancanegara yang dipantau, yaitu Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional di Sabang,” kata Agus Andria, Selasa (1/9/2026).
Agus menjelaskan, pada Juli 2026 jumlah wisman yang berkunjung ke Aceh tercatat sebanyak 2.838 kunjungan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 11,16 persen dibandingkan jumlah kunjungan pada Juni 2026.
Namun, jika dibandingkan dengan Juli 2025, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2026 justru mengalami penurunan sebesar 31,02 persen.
Selain perkembangan kunjungan wisman, BPS Aceh juga mencatat perkembangan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Aceh, baik hotel berbintang maupun hotel nonbintang dan akomodasi lainnya.
Pada Juli 2026, TPK hotel berbintang di Aceh tercatat sebesar 29,04 persen. Angka tersebut turun 0,34 persen poin dibandingkan Juni 2026 dan turun 0,37 persen poin dibandingkan Juli 2025.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya pada Juli 2026 berada pada level 19,94 persen. Angka ini turun 1,22 persen poin dibandingkan Juni 2026.
Meski mengalami penurunan secara bulanan, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya pada Juli 2026 meningkat 1,20 persen poin jika dibandingkan dengan Juli 2025.
Data tersebut menunjukkan bahwa perkembangan sektor pariwisata Aceh pada Juli 2026 berlangsung beragam, dengan jumlah kunjungan wisman meningkat secara bulanan, sementara tingkat penghunian kamar hotel berbintang dan nonbintang mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.[]







