Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Walhi Kritik Pedas Kebijakan Perdagangan Karbon

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (06/08/2023) - 17:20 WIB
in NASIONAL
0
Ilustrasi netralitas karbon (net carbon zero). Walhi mengkritik pedas terkait kebijakan perdagangan karbon.

#image_title

 JAKARTA — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengkritisi langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk menyusun kebijakan perdagangan karbon. Pemerintah berdalih tindakan ini sebagai langkah nyata untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencegah dampak krisis iklim.


Deputi Internal Walhi, M Islah menegaskan perdagangan karbon merupakan jalan sesat dalam mengatasi krisis iklim. Islah merasa kebijakan itu hanya bermanfaat besar bagi kegiatan ekstraktivisme. 


“Perdagangan karbon hanya menjadi alat untuk mempertahankan ekstraktivisme dan finansialisasi alam, sembari mengenalkan praktik greenwashing,” kata Islah.


Islah menyatakan Walhi selalu menolak ekstraktivisme. Sebab ekstraktivisme menurut Walhu telah terbukti menyebabkan krisis iklim dan krisis multidimensi di Indonesia. 


“Banyak masyarakat yang harus menghadapi penggusuran dan hidup dalam ancaman konflik agraria,” ujar Islah. 


Walhi juga meyakini finansialisasi alam dan greenwashing hanya akan memperburuk situasi yang ada. Sehingga Walhi mengingatkan perdagangan karbon bukanlah jalan yang tepat untuk mengatasi krisis. 


Islah menerangkan pelepasan emisi karbon pada faktanya bukanlah sekadar melepas gas rumah kaca ke udara, namun terkait pula dengan perusakan sistematis sosial-ekologis. 


“Emisi gas rumah kaca dan emisi karbon sama-sama bermasalah, tetapi proses pelepasan emisi karbon acapkali menimbulkan turunnya kemampuan satu wilayah menghadapi krisis iklim,” ujar Islah.


Islah menekankan penurunan emisi gas rumah kaca adalah keharusan, tetapi bukan jalan satu-satunya. Islah mendorong pemulihan kemampuan lingkungan dan sosial dalam menghadapi krisis iklim juga merupakan kemutlakan. 


“Dua hal ini emisi gas rumah kaca serta perusakan lingkungan dan sosial tak bisa dipisahkan, layaknya dua sisi mata uang,” ujar Islah.


Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bakal segera meluncurkan skema perdagangan karbon pada tahun ini. Pemerintah juga telah menggandeng Inggris sebagai mitra kerja sama dalam skema perdagangan karbon. 


Luhut menegaskan, nantinya hanya entitas yang beroperasi di Indonesia yang diizinkan untuk berdagang di bursa karbon dan skemanya akan mirip dengan perdagangan saham. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengawasi kegiatan di bursa karbon.


Diketahui, Indonesia memiliki potensi besar kapasitas penyimpanan CO2. Berdasarkan beberapa studi, kapasitasnya mencapai antara 10 gigaton sampai dengan 400 gigaton di reservoir minyak dan gas dan aquifer salin. Penerapan Carbon Capture Storage (CCS) bisa menjadi strategi jangka pendek yang penting dalam mengurangi emisi sektor minyak dan gas.

Sumber: Republika

Tags: kebijakan perdagangan karbonperdagangan karbonperdagangan karbon dikritikwalhi kritik perdagangan karbon
ShareTweetPin
Previous Post

Jelang HUT RI ke 78 Pemkab Aceh Selatan Gelar Lomba Sepeda Hias

Next Post

Atur Jarak Lahir Antar Anak Bisa Cegah Stunting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Siswa SMP IT Plus An Nur Medan Raih Medali Perunggu pada Kompetisi Inovasi Internasional di Jepang

Siswa SMP IT Plus An Nur Medan Raih Medali Perunggu pada Kompetisi Inovasi Internasional di Jepang

Minggu (05/07/2026) - 02:04 WIB
SMANTIG Borong Gold, Silver, dan Special Award pada Ajang Inovasi Internasional di Jepang

SMANTIG Borong Gold, Silver, dan Special Award pada Ajang Inovasi Internasional di Jepang

Sabtu (04/07/2026) - 22:14 WIB
Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

Sabtu (04/07/2026) - 20:23 WIB
Dedikasi di Tengah Bencana, Dua Personel Humas Polda Aceh Diganjar Penghargaan

Dedikasi di Tengah Bencana, Dua Personel Humas Polda Aceh Diganjar Penghargaan

Rabu (01/07/2026) - 22:12 WIB
Jaya Hartono Resmi Arsiteki Persiraja Banda Aceh

Persiraja Pertahankan Jaya Hartono, Fokus Bangun Tim Lebih Kuat

Rabu (01/07/2026) - 22:06 WIB
Kemenag Dorong Budaya Keterbukaan Informasi di Aceh

Kemenag Dorong Budaya Keterbukaan Informasi di Aceh

Rabu (01/07/2026) - 22:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.