Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Polisi: 7.500 Jiwa Terdampak Kekeringan dan Kelaparan di Papua Tengah

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (07/08/2023) - 21:36 WIB
in NASIONAL
0
Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub menyalurkan bantuan bahan pokok bagi para korban terdampak bencana kekeringan dan kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (5/8/2023).

#image_title

JAYAPURA — Kekeringan dan kelaparan yang melanda Papua Tengah, berdampak pada nasib 7.500 jiwa di tiga distrik di Kabupaten Puncak. Enam orang, termasuk balita dinyatakan meninggal dunia akibat kekurangan sumber pangan.


Polda Papua melaporkan, koordinasi lintas sektoral akan melakukan tiga langkah sebagai tanggap darurat. Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar (Kombes) Ignatius Benny Prabowo mengatakan, tim lintas sektoral akan melakukan penyelidikan terkait enam warga yang meninggal dunia.


“Penanganan darurat meliputi penyelidikan epidemiologi (mitigasi penyebaran penyakit) terhadap korban meninggal dunia,” kata Kombes Benny dalam siaran pers yang diterima wartawan di Jakarta, Senin (7/8/2023).


Kedua, kata Kombes Benny, Polri bersama-sama Tentara Nasional Indonesia (TNI) memastikan pendistribusian bantuan logistik. Baik berupa makanan baik dan berigizi, serta obat-obatan. “Bahwa bencana kekeringan tersebut saat ini berdampak pada 7.500 jiwa,” tutur Kombes Benny.


Dan kerja sama lintas sektoral juga akan melakukan penyuluhan kesehatan berkala. “Yang dilakukan oleh emergency medical team (EMT) Regional Papua,” kata Kombes Benny menambahkan.


Saat ini yang prioritas dilakukan, kata Kombes Benny yakni memastikan pendistribusian bantuan logistik dan pangan ke distrik-distrik yang menampung pengungsi. Warga dari tiga distrik yang mengalami keparahan bencana kekeringan dan kelaparan berasal dai Agandugume, Lambewi, dan Oneri.


Konsentrasi bantuan, saat ini berada di Distrik Sinak yang menjadi lokasi induk pengungsian, dan posko utama penyebaran bantuan kemanusian. Kata Kombes Benny sampai dengan saat ini, Senin (7/8/2023), bantuan dari pemerintah terus mengalir.


“Pendistribusian kepada masyarakat terdampak akan didistribusikan oleh TNI dan Polri, mengingat kondisi medan yang berat dan hanya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua, serta helikopter. Kami memastikan, bahwa bantuan pemerintah tersebut dapat sampai dan diterima oleh masyarakat yang terdampak,” ujar Kombes Benny.


Sejak pekan lalu, bantuan dari pemerintah, berangsur mendarat di Papua Tengah untuk didistribusikan. Dari Kementerian Sosial (Kemensos), sudah mengalokasikan bantuan 10 ribu paket makanan siap santap dan tiga ribu paket kemasan daging rendang.


Juga menggelontorkan tiga ribu paket susu protein tinggi, dan tiga ribu paket sembilan bahan pokok (sembako). Kementerian juga menyediakan dua ribu unit tenda gulung untuk warga yang mengungsi, serta 10 ribu selimut, dan dua ribu matras, juga dua ribu kasus lipat. Untuk pakaian, kementerian tersebut juga mengirimkan dua ribu pasang untuk dewasa, dan dua ribu untuk anak-anak.


Adapun untuk kebutuhan energi, pemerintah menyiapkan 20 unit generator pembangkit listrik portable, dan tiga unit kendaraan jelajah roda dua untuk mobilitas distribusi logistik perbantuan. Dan dari kepolisian, kata Kombes Benny, sudah menyiapkan 50 ton beras kualitas baik, untuk didistribusikan ke para warga pengungsi.

Sumber: Republika

Tags: ancaman kelaparanbantuan korban kelaparanbencana kelaparan di papuabencana kelaparan papua tengahkelaparan papua
ShareTweetPin
Previous Post

Polisi Selidiki Mayat Pria dan Wanita Ditemukan dalam Mobil di Banda Aceh

Next Post

Briptu Tiara Sampaikan Salam Presiden Erdogan untuk Presiden Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Rabu (05/08/2026) - 00:18 WIB
Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Rabu (05/08/2026) - 00:01 WIB
Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Selasa (04/08/2026) - 23:56 WIB
Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Selasa (04/08/2026) - 20:55 WIB
Impor Aceh Desember 2025 Melonjak 124,89 Persen, Didominasi Gas Propana/Butana

BPS Catat Impor Aceh Menurun, Surplus Perdagangan Capai 59,27 Juta USD

Selasa (04/08/2026) - 20:53 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

BPS Catat 2.553 Wisman Berkunjung ke Aceh pada Juni 2026, TPK Hotel Menguat

Selasa (04/08/2026) - 20:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.