Kamis, November 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

PNA Resmi Bertransformasi Menjadi Partai Nusantara Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (15/09/2026) - 18:23 WIB
in DAERAH
0
PNA Resmi Bertransformasi Menjadi Partai Nusantara Aceh

Banda Aceh — Partai Nanggroe Aceh (PNA) resmi bertransformasi menjadi Partai Nusantara Aceh setelah perubahan nama dan kepengurusan partai mendapatkan pengesahan administrasi hukum.

Surat Keputusan (SK) perubahan nama tersebut diserahkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh kepada Ketua Umum Partai Nusantara Aceh periode 2026–2031, Misbahul Munir atau Rahul.

Penyerahan SK tersebut menjadi momentum penting bagi PNA sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru hasil Kongres II PNA periode 2026–2031.

Dalam kesempatan itu, Misbahul Munir didampingi Sekretaris Jenderal Zaitun MHD dan Bendahara Umum Nurdin.

Misbahul Munir mengatakan, perubahan nama dari Partai Nanggroe Aceh menjadi Partai Nusantara Aceh bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan bagian dari proses pembaruan dan penguatan kelembagaan partai.

“Perubahan nama ini bukan sekadar perubahan nomenklatur, tetapi merupakan bagian dari perjalanan organisasi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami ingin membangun Partai Nusantara Aceh yang lebih demokratis, modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat,” kata Misbahul Munir.

Menurutnya, penggunaan nama Partai Nusantara Aceh membawa semangat baru bagi seluruh jajaran partai untuk memperkuat peran Aceh dalam kehidupan politik nasional, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai, sejarah, dan kekhususan Aceh.

Setelah menerima SK tersebut, kepengurusan baru akan segera melakukan konsolidasi organisasi di seluruh Aceh. Konsolidasi dinilai penting untuk memperkuat soliditas pengurus dan kader sekaligus memastikan roda organisasi berjalan secara profesional.

“Konsolidasi menjadi salah satu prioritas kami. Kami ingin seluruh jajaran pengurus dan kader kembali bersatu, bekerja secara profesional, serta menjadikan Partai Nusantara Aceh sebagai wadah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Rahul juga mengajak seluruh pengurus, kader, dan simpatisan menjadikan perubahan nama tersebut sebagai momentum untuk memperkuat soliditas internal dan membangun semangat baru dalam menjalankan organisasi.

“Kami mengajak seluruh kader untuk melihat perubahan ini sebagai energi baru. Mari kita bersama-sama membangun organisasi yang lebih kuat, demokratis dan modern, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Hukum Aceh, Meurah Budiman, menyampaikan bahwa penyerahan SK tersebut merupakan bagian dari proses administrasi hukum terkait perubahan nama dan kepengurusan partai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan diterimanya SK tersebut, Partai Nusantara Aceh selanjutnya menjalankan roda organisasi di bawah kepemimpinan Misbahul Munir sebagai Ketua Umum periode 2026–2031.

Rahul menegaskan, kepengurusan baru akan mengedepankan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan demokratis.

“Partai Nusantara Aceh harus menjadi rumah bersama bagi seluruh kader. Kita ingin membangun partai yang modern dalam tata kelola, demokratis dalam pengambilan keputusan, dan nyata dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Perubahan nama dari Partai Nanggroe Aceh menjadi Partai Nusantara Aceh sekaligus menjadi penanda fase baru perjalanan organisasi politik tersebut setelah pelaksanaan Kongres II PNA periode 2026–2031.

Dengan diterimanya SK perubahan nama, kepengurusan baru Partai Nusantara Aceh menyatakan siap melakukan konsolidasi dan memperkuat struktur organisasi di seluruh Aceh dalam menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan Aceh ke depan.[]

Tags: acehkemenhum acehPartai Nusantara Acehpartai politikpna
ShareTweetPin
Previous Post

Kementerian Kebudayaan Apresiasi Sanger Day Fest, Dorong Ekosistem Seni Aceh

Next Post

Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Label, Jadi Nilai Tambah Produk Lokal Sabang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Quick Wins Kapolri, Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga

Quick Wins Kapolri, Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga

Rabu (04/11/2026) - 22:00 WIB
KontraS Aceh: Penembakan Warga saat Maulid Cederai Perdamaian Aceh

KontraS Aceh: Penembakan Warga saat Maulid Cederai Perdamaian Aceh

Rabu (04/11/2026) - 21:56 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.