Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
in DAERAH
0
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Kumham Imipas Profesor Yusril Ihza Mahendra dalam konferensi pers di Banda Aceh, Rabu (4/11/2026). Foto: Ist

Banda Aceh – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) RI, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan keprihatinan atas insiden bentrokan warga di Gampong Pulo Kenari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah warga terluka.

Yusril menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap warga yang masih menjalani perawatan medis segera pulih.

“Kami sangat prihatin dengan insiden di Tiro, Pidie, dengan wafatnya satu orang. Kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan juga kepada korban yang sekarang sedang dirawat. Semoga memperoleh kesembuhan,” kata Yusril usai menerima gelar doktor honoris causa dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Menurut Yusril, insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menangani persoalan serupa agar kekerasan yang mengakibatkan korban luka maupun korban jiwa tidak kembali terjadi.

Ia mengatakan pemerintah telah sepakat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang melakukan penembakan serta pihak yang harus bertanggung jawab. Pemerintah juga akan menempuh upaya penegakan hukum terhadap kasus tersebut.

“Dari pihak pemerintah sendiri sudah sepakat untuk dilakukan satu penyelidikan atas kasus penembakan ini. Siapa yang melakukan, siapa yang bertanggung jawab, dan akan dilakukan satu upaya penegakan hukum terhadap kasus ini,” ujarnya.

Yusril mengaku telah berkomunikasi dengan Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) untuk membahas persoalan tersebut. Ia juga berencana bertemu dengan Pangdam Iskandar Muda guna memperoleh kejelasan mengenai insiden penembakan di Pidie.

Selain penyelidikan, Yusril mengajak seluruh masyarakat Aceh bersama-sama mencari penyelesaian terhadap persoalan bendera Aceh yang selama ini menimbulkan perbedaan pendapat antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan masyarakat.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu diselesaikan dengan baik agar tidak kembali memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Yusril mengatakan dirinya telah beberapa kali melakukan pembicaraan dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh, serta DPR Aceh untuk membahas sejumlah persoalan, termasuk bendera Aceh, tanah Blang Padang, dan dana otonomi khusus (Otsus).

Persoalan tersebut juga telah dibahas dalam rapat koordinasi bidang politik dan keamanan pada 2 November 2026. Yusril turut menerima informasi bahwa Mualem bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk mencari penyelesaian persoalan bendera Aceh.

“Saya ingin sekali masalah ini terselesaikan dengan baik dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

Selain itu, Yusril mengungkapkan dirinya telah berbicara cukup panjang dengan Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, pada Rabu malam. Pembicaraan tersebut antara lain membahas persoalan bendera Aceh dan insiden penembakan di Pidie.

Yusril berharap seluruh persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui komunikasi dan pendekatan yang baik sehingga situasi keamanan dan perdamaian di Aceh tetap terjaga.

“Saya ingin semua Aceh damai,” ucap Yusril.[]

Tags: acehMenko Kumham ImipasMenko YusrilPenembakan TiroPidie
ShareTweetPin
Previous Post

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Next Post

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.