Bener Meriah – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan menyerahkan 160 ekor sapi kepada 105 kampung yang terdampak langsung bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Selasa (17/2/2026). Bantuan tersebut merupakan komitmen pemerintah melalui Prabowo Subianto untuk mendukung tradisi meugang menjelang Ramadan.
Bupati Bener Meriah, Tagore, menyampaikan bahwa pengadaan sapi bersumber dari dana bantuan Presiden Republik Indonesia sebesar Rp4.550.000.000 yang telah ditransfer ke kas daerah.
“Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dalam menghadapi bulan suci Ramadan yang sudah menjadi tradisi,” ujar Tagori.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah, Uswatun, menjelaskan bahwa berdasarkan petunjuk teknis pelaksanaan program, jenis sapi yang disalurkan adalah sapi lokal, bukan sapi impor.
“Dalam juknis dijelaskan bahwa jenis sapi yang digunakan adalah sapi lokal, bukan impor. Artinya, jenisnya harus lokal, namun untuk memenuhi kebutuhan jumlahnya diperbolehkan dibeli dari luar daerah, sepanjang tetap sesuai ketentuan,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah sapi maupun kampung penerima masih dimungkinkan bertambah sesuai dengan perkembangan data yang masuk pada hari pelaksanaan.
Uswatun juga menegaskan, apabila terdapat kelebihan dana dari total anggaran yang telah ditransfer setelah proses pengadaan selesai, maka sisa dana tersebut akan dikembalikan kepada pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi tetap menikmati daging meugang dalam menyambut bulan suci Ramadan. Selain itu, program tersebut diharapkan turut berkontribusi dalam menekan angka stunting serta meningkatkan asupan gizi masyarakat korban bencana di Bener Meriah.[]










