Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pakar: Tidak Perlu Panik dengan Penetapan Hepatitis Jadi KLB

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (04/05/2022) - 13:52 WIB
in NASIONAL
0
Ilustrasi Hepatitis. Wakil ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, mendorong Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan pengawasan dan deteksi dini terhadap hepatitis akut yang masih misterius penyebabnya dan sedang mengancam masyarakat, khususnya anak-anak di banyak negara saat ini.

Masyarakat perlu melakukan langkah kewaspadaan untuk keluarga.

JAKARTA – Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama meminta agar masyarakat tidak perlu panik dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika dan Asia termasuk Singapura dan Indonesia. Tjandra menjelaskan, bila memang ada kasus penyakit apapun di dunia yang tidak seperti biasa maka akan dimasukkan dalam Disease Outbreak News (DONs) atau yang biasa disebut Kejadian Luar Biasa (KLB).


“Sehingga ini merupakan prosedur rutin di WHO untuk menyajikan informasi ke dunia tentang kejadian kesehatan masyarakat yang penting, atau yang berpotensi menjadi hal yang penting,” kata Tjandra dalam keterangan, Rabu (4/5/2022).


Saat ini, WHO kantor Amerika menyatakan sudah ada lebih dari 200 kasus dari 20 negara di dunia.


Sepanjang bulan April 2022 ada 10 penyakit Disease Outbreak News WHO, yaitu Hepatitis ini dengan laporan pertama 15 April di Inggris dan Irlandia serta 23 April di berbagai negara.


Lalu juga ada Ebola di Kongo, Japanese encephalitis di Australia, Salmoneum thypimurium di berbagai negara, Kolera di Malawi, Malaria di Somalia, Demam Kuning di Uganda, VDPV (vaccine derived polio virus) tipe 3 di Israel dan MERS CoV di Saudia Arabia. Sehingga, ada banyak yang masuk dalam DONs, bukan hanya Hepatitis.


Artinya, penempatan penyakit tertentu di dalam DONs bertujuan agar dunia mengetahui informasi awal dan menjadi perhatian bersama. Belum tentu berarti akan menjadi wabah luas dunia atau tidak. “Tegasnya, kita jelas perlu waspada tetapi tidak perlu juga menjadi panik tidak beralasan,” tegas Tjandra.


Di sisi lain, negara juga perlu mengambil langkah antisipasi yang diperlukan, dan masyarakat melakukan langkah kewaspadaan untuk keluarga. Tentunya, juga dengan terus ikuti bukti-bukti ilmiah yang akan tersedia dalam hari-hari mendatang ini.


 

Sumber: Republika

Tags: hepatitishepatitis klbklb
ShareTweetPin
Previous Post

Pemprov DKI Batasi Kapasitas Pengunjung Taman dan Hutan Kota, Hanya 75 Persen

Next Post

Pendaftaran DTKS 2022 Tahap II di DKI akan Dibuka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.