Kamis, September 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kemenkes ke Fasyankes: Jika Ada Anak Diare, Muntah, dan Mual Tangani Cepat

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (16/05/2022) - 20:44 WIB
in NASIONAL
0
Hepatitis akut.

Fasyankes diminta tak terlambat tangani penyakit hepatitis akut.

JAKARTA — Juru Bicara Kementerian Kesehatan sekaligus Direktur Utama RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril mengingatkan, kepada para tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) baik klinik, puskesmas, maupun rumah sakit untuk tidak terlambat menangani pasien bergejala hepatitis akut. Bila ada pasien anak yang datang ke fasyankes dengan keluhan diare, muntah, mual, maka para tenaga kesehatan harus melakukan penanganan sesuai instruksi yang telah dibuat oleh Kemenkes RI.

“Jadi kalau ada masyarakat yang dibawa, klinik puskesmas liat tanda begitu jangan lama-lama lagi. Jangan lagi ‘Ibu habisin dulu obatnya baru ke sini lagi’ , jangan begitu,” kata dia saat dikonfirmasi, Senin (16/5).

Ia juga meminta fasyankes tidak menahan pasien bila tidak memiliki dokter spesialis penyakit dalam yang mampu menangani pasien. Bila ditemukan gejala diduga hepatitis akut, maka harus segera merujuk ke rumah sakit lebih besar.

“Dan sekali lagi buat fasilitas pelayanan kesehatan kalau memang di daerah mampu menangani silakan. Tapi kalau tidak ada dokter spesialisnya penyakit dalam, segera saja dirujuk jangan ditahan-tahan lagi,” tegasnya.

Ia juga meminta, agar masyarakat terutama orangtua untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak. Terlebih jika anak telah menunjukkan tanda-tanda yang mengarah ke hepatitis akut. “Disinilah perlunya masyarakat khususnya orang tua yang punya anak-anak harus tahu tahapan ini. Jangan sampai setelah kuning, panik baru bawa ke rumah sakit. Jadi gejala awal mual-mual, muntah, diare ini yang harus diwaspadai dengan cepat, karena penyebarannyan ini cepat sekali,” tegasnya lagi.

Hal senada disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban. Ia mengimbau semua orang tua untuk segera pergi membawa ke fasyankes bila anak menunjukkan gejala-gejala dari hepatitis akut.

“Sebetulnya sakit apapun itu, orang tua harus waspada. Jangan-jangan ini penyakit yang serius, jadi harus segera membawa (anak) ke dokter,” kata Zubairi.

Zubairi mengingatkan agar setiap orang tua lebih peka dan cermat saat melihat gejala yang diderita oleh seorang anak. Khususnya pada anak di bawah usia enam dan di bawah usia 10 tahun.

Pasalnya, hepatitis akut adalah penyakit baru yang harus dipelajari lebih mendalam. Untuk deteksi dini, orangtua harus waspada bila anak terkena diare, mengalami sakit perut, mata bewarna kuning, air kencing menjadi cokelat dan fases bewarna pucat.

“Itu harus segera ke rumah sakit atau rujukan rumah sakit yang paling lengkap yang ada di sekitar tempat tinggalnya agar bisa ditangani dengan cepat, karena tata laksana yang tepat menjadi sangat penting,” tegas Zubairi.

Ia pun memberikan gambaran kasus di tingkat global, saat ini total kasus di dunia telah mencapai 450 anak. Hingga kin, adenovirus masih menjadi tersangka utamanya. “Lebih dari setengah pasien positif adenovirus (CDC). Dokter direkomendasikan mempertimbangkan uji adenovirus kepada pasien. Termasuk sampel darah, pernapasan, tinja,” ujarnya.

Di Indonesia sendiri, sebanyak tujuh kasus kematian sudah diumumkan oleh Kementerian Kesehatan. Dengan adanya kasus kematian yang ditemukan, maka penyakit hepatitis akut tidak boleh sama sekali disepelekan dan setiap pihak harus terus waspada juga mengikuti perkembangan dari penyakit misterius tersebut.

“Jadi memang potensial dan berbahaya. Di Amerika juga sudah ada lima meninggal, di kita ada tujuh anak yang meninggal, jadi ini memang bisa membahayakan jiwa sekali,” tegasnya lagi.

Sumber: Republika

Tags: anak diare mual muntahfasyankeshepatitis akuthepatitis anakhepatitis misterius
ShareTweetPin
Previous Post

Jika Diusung, Airlangga-Ridwan Kamil Dinilai Jadi Pasangan Terlemah

Next Post

Tren Kasus Covid-19 Harian Rendah, Indonesia Masuk Transisi Endemi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Rabu (02/09/2026) - 21:17 WIB
Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Rabu (02/09/2026) - 21:00 WIB
Kapal Pesiar Kembali Singgahi Sabang, Kali Ini Bawa 477 Penumpang

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

Rabu (02/09/2026) - 20:50 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Impor Aceh Melonjak 214,46 Persen pada Juli 2026, AS Jadi Negara Asal Terbesar

Rabu (02/09/2026) - 20:46 WIB
Ekspor Aceh Juli 2026 Capai 84,04 Juta USD, Naik 36,97 Persen Secara Tahunan

Ekspor Aceh Juli 2026 Capai 84,04 Juta USD, Naik 36,97 Persen Secara Tahunan

Rabu (02/09/2026) - 20:41 WIB
Mitigasi Bird Strike untuk Keselamatan Penerbangan

Penumpang Pesawat Domestik di Bandara SIM Naik 1,36 Persen pada Juli 2026

Rabu (02/09/2026) - 20:37 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.