Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

ICRC Masih Coba Evakuasi Warga Sipil yang Terperangkap di Mariupol

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (05/04/2022) - 00:30 WIB
in INTERNASIONAL
0
ICRC berusaha mencapai Mariupol terdiri dari tiga kendaraan dan sembilan personel.

PBB mengatakan serangan Rusia telah menewaskan sedikitnya 1.417 warga sipil

JENEWA —  Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan salah satu timnya berusaha mencapai kota Mariupol di Ukraina pada Ahad (3/4/2022), di mana ribuan orang terjebak dan menghadapi pemboman Rusia setiap hari.

PBB juga mengatakan bahwa sejak serangan Rusia pada 24 Februari, 1.417 warga sipil telah tewas dan 2.038 terluka di Ukraina, tetapi jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi.

Juru bicara Komite Internasional Palang Merah Sam Smith mengatakan kepada Anadolu Agency: “Sebuah tim ICRC meninggalkan Zaporizhzhia (barat laut Mariupol) pada hari Sabtu.”

Tim masih dalam perjalanan ke perbatasan selatan pelabuhan Ukraina pada Ahad, di mana orang-orang kekurangan makanan, air, dan kebutuhan.

“Situasinya sangat tegang,” kata Smith menjelaskan bahwa tim yang berusaha mencapai Mariupol terdiri dari tiga kendaraan dan sembilan personel.

Pada 2 April, jumlah orang yang melarikan diri dari Ukraina sejak perang Rusia-Ukraina dimulai mencapai 4,2 juta, terutama wanita dan anak-anak dan hampir sepersepuluh dari populasi, kata Badan Pengungsi PBB (UNHCR).

Lebih dari 2,4 juta dari mereka mengungsi ke Polandia.

Sebuah tim Palang Merah dalam perjalanan ke Mariupol untuk memfasilitasi perjalanan yang aman bagi sekitar 100.000 warga sipil harus mundur pada Jumat setelah kondisi tidak memungkinkan untuk melanjutkan misi, kata kelompok kemanusiaan itu.

Walikota Mariupol Vadym Boychenko mengatakan pada Senin bahwa hingga 160.000 warga sipil terdampar di kota.

ICRC sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya sedang berkomunikasi dengan Ukraina dan Rusia mengenai rincian akhir tentang bagaimana puluhan ribu warga sipil yang terdampar di Mariupol akan dievakuasi.

Mencapai Mariupol

Relawan kemanusiaan tidak dapat mencapai Mariupol sejak pasukan Rusia mulai membom kota itu pada 24 Februari.

Sejauh ini, 54 bus dilaporkan berada dalam konvoi, yang dapat membawa puluhan ribu warga sipil menjauhi kota yang terkepung tersebut.


Juru bicara ICRC Ewan Watson mengatakan kepada wartawan pada Jumat bahwa adalah kewajiban kemanusiaan untuk membiarkan orang pergi dan pasokan bantuan masuk.


“Orang-orang Mariupol telah melewati minggu-minggu pertempuran sengit dengan persediaan air, makanan, dan medis yang sedikit.”


Menurut beberapa laporan, pasukan Rusia memaksa warga sipil Ukraina untuk pindah ke daerah-daerah di bawah kendali mereka.


Kantor Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan bahwa sebagian besar korban sipil disebabkan oleh senjata peledak dengan area dampak yang luas, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem peluncuran roket ganda serta rudal dan serangan udara.


“OHCHR percaya bahwa angka sebenarnya jauh lebih tinggi, karena penerimaan informasi dari beberapa lokasi di mana permusuhan intens telah terjadi telah tertunda, dan banyak laporan masih menunggu konfirmasi.”


PBB menyatakan bahwa 59 anak telah tewas, sementara Kantor Kejaksaan Agung Ukraina mengatakan 158 anak telah tewas dan sedikitnya 258 terluka.


 

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/icrc-masih-coba-evakuasi-warga-sipil-yang-terperangkap-di-mariupol-ukraina/2554325

Sumber: Republika

Tags: Anadoluevakuasi warga sipilkorban perangmariupolPalang Merah
ShareTweetPin
Previous Post

Ketua DPR Apresiasi Kebijakan BLT Minyak Goreng

Next Post

Cerita Bangkitnya Bisnis 'Ibu dengan Kerupuk Seabreg' di Tangsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.