Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Antisipasi Hepatitis Akut, Legislator: Siagakan Ruang Perawatan Anak

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (06/05/2022) - 16:33 WIB
in NASIONAL
0
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati.

Kasus hepatitis misterius ini telah ditemukan di 12 negara.

JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati memantau tiga kasus kematian anak dengan suspek Hepatitis akut yang terjadi di Jakarta dan 114 kasus suspek hepatitis akut di Jawa Timur. Menurutnya, hal itu membuat Indonesia harus lebih meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan wabah penyakit menular ini.

Kasus hepatitis yang mulai menyebar di beberapa negara Barat seperti Amerika dan Eropa kini juga sudah ditetapkan WHO sebagai kejadian luar biasa dengan telah ditemukannya 170 kasus di seluruh dunia. Kasus hepatitis misterius yang menyerang anak ini telah ditemukan di 12 negara dengan terbanyak di Inggris.

“Saya meminta pemerintah segera melakukan langkah antisipasi cepat dengan telah ditemukannya kasus hepatitis akut misterius ini di Indonesia. Apalagi sudah ada tiga korban anak yang meninggal dunia dengan dugaan hepatitis akut ini dengan model penularan untuk hepatitis yang antarmanusia,” kata Kurniasih di Jakarta pada Jumat (6/5/2022).

Kurniasih menyampaikan, momen libur lebaran perlu diantisipasi agar tidak menjadi sumber penularan kasus hepatitis ini. Terutama yang berasal dari makanan dan pemakaian bersama alat makan dan mandi. Antisipasi dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait munculnya hepatitis akut ini dan perlunya upaya pencegahan melalui pola hidup sehat.

“Perkuat promotif, preventif, dan kuratif salah satunya masyarakat perlu diingatkan untuk selalu mencuci tangan dengan bersih, terutama sebelum makan, mengonsumsi makanan yang sudah dimasak dengan matang, minum air yang sudah dimasak dan tidak bertukar alat makan saat makan bersama,” ujar Kurniasih.

“Intinya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang sejatinya sudah mulai rutin kita lakukan sejak awal Pandemi Covid-19,” kata Kurniasih.

Kurniasih mengkhawatirkan euforia liburan menjadi titik rawan penyebaran virus penyebab hepatitis yang masih misterius jenisnya ini. Pemerintah diminta agar mengimbau masyarakat untuk waspada dan melakukan edukasi kepada masyarakat untuk pencegahan penularannya.

“Kementerian Kesehatan harus mulai membuat dan menerapkan tata laksana dalam memantau kasus suspect Hepatitis akut bisa berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan para ahli. Tata laksana dari tindakan promotif hingga kuratif rehabilitatif sehingga penanganannya menyeluruh,” ujar Kurniasih.

Kurniasih juga meminta pemerintah melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan ruang-ruang perawatan anak dengan fasilitas NICU. Standar ruang perawatan pun sebaiknya diatur dalam tata laksana yang sudah disiapkan.

“Mulai disosialisasikan ke seluruh rumah sakit atau yang menjadi rujukan. Sampaikan sistem penanganannya sampai Puskesmas karena mereka Faskes paling terdepan,” kata Kurniasih.

Kurniasih menganjurkan perlunya menetapkan rumah sakit rujukan untuk penanganan jenis hepatitis ini. Sehingga ketika ditemukan kasus, segera diarahkan di rumah sakit yang sudah menyiapkan penanganannya.

“Jangan terlambat dan gagap lagi. Adanya perkembangan terkait penyakit ini bisa, tata laksana bisa dievakuasi dan revisi kemudian menyesuaikan perkembangan,” tegas Kurniasih.

Sumber: Republika

Tags: deteksi dini hepatitishepatitis misteriusLong Covid Hepatitispenyebab hepatitis misterius
ShareTweetPin
Previous Post

Hasil Awal Pemilu Lokal Inggris Tunjukkan Kekalahan Konservatif

Next Post

Laporan: Raksasa Media Sosial Gagal Tindak 89 Persen Posting Kebencian Anti-Muslim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.