Rabu, September 30, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Laporan: Raksasa Media Sosial Gagal Tindak 89 Persen Posting Kebencian Anti-Muslim

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (06/05/2022) - 16:42 WIB
in INTERNASIONAL
0
Perusahaan media sosial gagal menindak 89 persen postingan yang berisi kebencian anti-Muslim dan konten Islamofobia yang dilaporkan kepada mereka

Kebencian adalah bisnis yang bagus kata Center for Countering Digital Hate

NEW YORK —  Perusahaan media sosial gagal menindak 89 persen postingan yang berisi kebencian anti-Muslim dan konten Islamofobia yang dilaporkan kepada mereka, menurut laporan terbaru.

“Laporan ini mengungkap bahwa perusahaan media sosial, termasuk Facebook, Instagram, TikTok, Twitter, dan YouTube, gagal menindak 89 persen postingan berisi kebencian anti-Muslim dan konten Islamofobia yang dilaporkan kepada mereka,” kata Center for Countering Digital Hate (CCDH).

Dalam pernyataan bersama pada tahun 2019, Meta, Twitter, dan Google berkomitmen menjunjung tinggi seruan Christchurch untuk menghapus konten teroris dan ekstremis kekerasan secara online.

Para raksasa media sosial itu menyatakan akan tegas dalam “komitmen untuk melakukan semua yang mereka bisa dalam memerangi kebencian dan ekstremisme yang mengarah pada kekerasan teroris.”

“Sekali lagi, siaran pers mereka terbukti tidak lebih dari janji kosong,” kata laporan itu.

Peneliti CCDH melaporkan 530 postingan yang berisi konten yang mengganggu, fanatik, dan tidak manusiawi yang menargetkan Muslim melalui karikatur rasisme, konspirasi, dan klaim palsu. Postingan ini dilihat setidaknya 25 juta kali. Banyak konten yang melecehkan dengan mudah dapat diidentifikasi, namun responsnya lamban, kata CCDH.

Menyatakan bahwa Instagram, TikTok dan Twitter memungkinkan pengguna untuk menggunakan tagar seperti #deathtoislam, #islamiscancer dan #ragheadi, laporan itu lebih lanjut mengatakan konten yang menyebar menggunakan tagar menerima setidaknya 1,3 juta tayangan.

Konten semacam itu semakin membahayakan komunitas ini dengan mendorong “perpecahan sosial, menormalkan perilaku kasar, dan mendorong serangan dan penyalahgunaan offline,” tambah CCDH.

“Lebih buruk lagi, platform media sosial mendapat untung dari kebencian ini, dengan gembira memonetisasi konten, interaksi, dan viewer. Bagi mereka, kebencian adalah bisnis yang bagus,” kata CCDH.


 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/laporan-raksasa-media-sosial-gagal-tindak-89-posting-kebencian-anti-muslim/2580730

Sumber: Republika

Tags: Anadoluanti-MuslimCCDHCountering Digital Hatemedia sosialujaran kebencian
ShareTweetPin
Previous Post

Antisipasi Hepatitis Akut, Legislator: Siagakan Ruang Perawatan Anak

Next Post

563 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Selasa (29/09/2026) - 16:27 WIB
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

Selasa (29/09/2026) - 16:25 WIB
Plt Sekda Aceh Perkuat Sinergi dengan BMKG Hadapi Ancaman Bencana

Plt Sekda Aceh Perkuat Sinergi dengan BMKG Hadapi Ancaman Bencana

Senin (28/09/2026) - 22:14 WIB
Haji Uma Dorong Pemerintah Aceh Segera Realisasikan Dana Rehabilitasi Rp1,6 Triliun

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Haji Uma Soroti Dugaan Kelalaian

Senin (28/09/2026) - 21:33 WIB
Taruna Poltekpel Malahayati Aceh Meninggal, Polisi Tunggu Hasil Visum dan CT Scan

Taruna Poltekpel Malahayati Aceh Meninggal, Polisi Tunggu Hasil Visum dan CT Scan

Senin (28/09/2026) - 21:29 WIB
Mengapa Muhammad Ridwan Terima Tawaran Melatih Persiraja

Mengapa Muhammad Ridwan Terima Tawaran Melatih Persiraja

Senin (28/09/2026) - 20:52 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.