Kamis, September 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Mengapa Poros Partai Islam Sulit Terwujud dan Empat Tantangan pada Pemilu 2024

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 18:40 WIB
in NASIONAL
0
Partai Islam

Partai Islam saat ini dinilai tidak memiliki tokoh karismatik menuju Pemilu 2024.

oleh Nawir Arsyad Akbar


Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR Achmad Baidowi menilai, koalisi partai politik Islam sangat sulit terbentuk untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024. Bahkan, koalisi tersebut merupakan hal yang mustahil.


“Kemudian kami bisa memaklumi gagasan terbentuknya poros Islam itu sebenarnya utopia. Karena kalau dipaksakan seperti apa dan kalaupun kita mampu mendulang dukungan untuk capres di 2024 kumpul-kumpul ketemu angka 30,05 persen,” ujar Baidowi dalam sebuah diskusi daring, Selasa (19/4).


Ia menjelaskan, total suara partai Islam dalam Pemilu 2019 hanya sebesar 30,05 persen. Bahkan, jumlah suara partai Islam di Pemilu 1999 yang merupakan salah satu kejayaan PPP hanya sebesar 38,8 persen.


“Karena konfigurasi masyarakat di Indonesia terdiri dari kalangan nasionalis dan agamis. Jadi bukan sesuatu yang mudah untuk misalkan mengatakan koalisi partai politik Islam,” ujar Baidowi.


Jumlah pemilih yang terbatas tersebut, membuat partai-partai Islam saling merebut suara yang hanya sebesar 30,05 persen itu. Pasalnya, partai Islam tentu akan kesulitan mengambil suara dari ceruk pemilih nasionalis.


“Ini yang ingin saya katakan, memang partai Islam cenderung kompetisi antar sesamanya. PPP dan PDIP itu jelas berbeda irisannya, tidak mungkin orang nasionalis memilih PPP. Begitu sebaliknya santri tidak mungkin memilih PDIP,” ujar Baidowi.


“Tidak ada partai yang naik tanpa common issue atau persepsi massa yang mendahului. Maka reproduksi isu positif dari dalam maupun isu negatif dari luar partai menjadi vital untuk kenaikan di 2024,” sambungnya.


Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli menyorot partai-partai berbasis Islam yang elektabilitasnya sulit naik dalam beberapa Pemilu terakhir. Maka tak heran, jika mereka hanya akan menjadi pelengkap di 2024.


“Partai Islam dan partai berbasis massa Islam ya selalu diajak, bukan pemain utama yang mengajak, tapi diajak oleh partai-partai berbasis nasionalis,” ujar Lili.


Partai-partai Islam saat ini, kata Lili, tak memiliki figur yang kuat untuk maju sebagai calon presiden atau wakil presiden. Tokoh-tokoh yang ada di dalamnya belum sebanding dengan sosok yang biasa menempati posisi teratas dalam banyak hasil survei.


“Begitu pun juga dengan pencalonan (presiden), mereka akan diajak, bukan menjadi pemain utama. Itu catatannya,” ujar Lili.


 


 

Sumber: Republika

Tags: PANpartai islampemilupemilu 2024pkbPKSporos partai islamppp
ShareTweetPin
Previous Post

PM Israel Salahkan Hamas

Next Post

Pemerintah Imbau Masyarakat Vaksinasi Jauh Hari Sebelum Mudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Rabu (02/09/2026) - 21:17 WIB
Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Rabu (02/09/2026) - 21:00 WIB
Kapal Pesiar Kembali Singgahi Sabang, Kali Ini Bawa 477 Penumpang

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

Rabu (02/09/2026) - 20:50 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Impor Aceh Melonjak 214,46 Persen pada Juli 2026, AS Jadi Negara Asal Terbesar

Rabu (02/09/2026) - 20:46 WIB
Ekspor Aceh Juli 2026 Capai 84,04 Juta USD, Naik 36,97 Persen Secara Tahunan

Ekspor Aceh Juli 2026 Capai 84,04 Juta USD, Naik 36,97 Persen Secara Tahunan

Rabu (02/09/2026) - 20:41 WIB
Mitigasi Bird Strike untuk Keselamatan Penerbangan

Penumpang Pesawat Domestik di Bandara SIM Naik 1,36 Persen pada Juli 2026

Rabu (02/09/2026) - 20:37 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.