Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Volume Kendaraan Tinggi, Puncak One Way Arah Bawah 8 Jam

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (16/05/2022) - 06:58 WIB
in NASIONAL
0
Situasi arus lalu lintas di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor. Polres Bogor tengah melaksanakan rekayasa lalu lintas sistem one way arah atas (Jakarta-Puncak), Selasa (4/5).

Pelaksanaan one way cukup panjang namun bukan yang terpanjang.

 BOGOR — Pada Ahad (15/5), Satuan Lalu Lintas Polres Bogor mencatat volume kendaraan yang turun dari arah Puncak menuju Jakarta cukup tinggi. Oleh karena itu, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way arah bawa (Puncak-Jakarta) cukup lama.


Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata, menjelaskan one way arah bawah telah diterapkan mulai pukul 12.30 WIB hingga 22.00 WIB. 


“Mulai pukul 22.00 kami proses penormalan dua arah. Jadi tadi siang kami kami berlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta dan kami normalkan dua arah pukul 22.00 WIB,” kata Dicky di Simpang Gadog, Ahad (15/5) malam.


Dicky mengakui, volume kendaraan yang turun dari arah Puncak menuju Jakarta cukup tinggi. Oleh karena itu pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas one way dalam waktu yang cukup lama. 


“Memang arus volume kendaraan cukup tinggi malam ini. Pelaksanaan one way cukup panjang namun bukan yang terpanjang,” tuturnya.


Terkait rekayasa lalu lintas pada libur Hari Waisak 16 April 2022, Dicky akan melihat dulu bagaimana volume dan kondisi arus lalu lingas hari itu. “Kita akan melihat arusnya seperti apa, apabila kita akan memainkan kembali one way arah bawah atau atas, kita melihat arus besok,” ujarnya.


 

Sumber: Republika

Tags: macet puncak cianjurone wayrekayasa lalu lintas puncak
ShareTweetPin
Previous Post

Kinerja Otoritas Kesehatan Mengecewakan, Korut Kerahkan Militer Perangi Covid-19

Next Post

Relawan Ganjar Bantu Lestarikan Tarian Tradisional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.