Senin, Juni 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (31/05/2023) - 23:24 WIB
in DAERAH
0
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas mengukuhkan lima profesor baru di Gedung AAC Dayan Dawood, Rabu (31/5/2023).

Mereka adalah Prof. Dr. Asnawi, S.Pd., M.Ed, Prof. Dr. Mahdani Ibrahim, S.E., M.M, Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc, Prof. Mirna Indriani, SE, M. Si, AK, CA dan Prof. Dr. Ir. Taufiq S., M.Eng.

Dalam sambutannya, Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan menyampaikan syukur dan selamat atas pencapaian kelima dosen USK tersebut yang berhasil meraih gelar profesor. Dengan bertambahnya lima profesor baru ini, maka jumlah profesor USK saat ini adalah 128 profesor.

Rektor mengungkapkan, saat ini laju pertumbuhan profesor cukup baik. Seperti dalam dua bulan terakhir ini. Di mana ada 77 berkas usulan Profesor serta 115 berkas Lektor Kepala USK yang telah diusulkan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Kami mohon doanya, semoga dalam setahun kedepan jumlah profesor di USK bisa mencapai lebih dari 200 profesor,” ucap Rektor.

Selanjutnya, Rektor menilai kepakaran kelima profesor baru ini sangatlah penting dalam mendukung pembangunan di Indonesia. Misalnya, Prof. Asnawi yang menemukan model pembelajaran bahasa inggris yang efektif yaitu strategi teknologi imersif menggunakan video klip berbahasa inggris.

Model pembelajaran ini sangatlah menarik, karena selama ini banyak metode yang diterapkan agar siswa dapat berbahasa Inggris dengan baik. Namun, sampai saat ini mayoritas siswa di Indonesia masih belum bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan baik dan benar.

“Kajian Prof. Asnawi bisa menjadi masukan bagi pihak yang berwenang dalam menyusun kebijakan, merancang kurikulum, dan perancang materi pembelajaran,” ucap Rektor.

Lalu Prof. Mahdani yang menemukan sejumlah model penyelenggaraan organisasi dengan menitikberatkan pada efisiensi dan produktifitas kerja untuk meningkatkan performa organisasi.

“Kajian Prof. Mahdani menarik diterapkan, karena semua model tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang menghambat performa organisasi selama ini,” ucap Rektor.

Selanjutnya, Prof. Heru yang pada pengukuhan ini merupakan profesor termuda di USK yaitu berusia 39 tahun. Prof. Heru mengkaji bagaimana mengoptimalkan peran rumah sakit pemerintahan, dengan cara memanajemen biaya dalam meningkatkan efisiensi pada organisasi rumah sakit pemerintah. Dalam kajiannya, Prof. Heru menggunakan big data analytics serta sejumlah persiapan sebelum big data analytics digunakan.

“Kajian ini dapat menjadi panduan pemerintah guna mewujudkan pengelolaan keuangan yang efisien, dengan tetap menjaga kualitas pelayanan kesehatan,” ucap Rektor.

Selanjutnya, Prof. Mirna yang mengkaji organisasi di tingkat pemerintah desa, khususnya dalam bidang sistem dan tata kelola keuangan. Prof. Mirna berupaya memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan secara transparan dan akuntabel yaitu dengan melakukan pengujian terhadap aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) dan penggunaannya.

“Hasil penelitian Prof. Mirna sangatlah berarti karena dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan,” ucap Rektor.

Lalu Prof. Taufiq yang mengkaji komposit berserat alam sebagai alternatif material konstruksi. Temuannya menunjukkan, komposit berserat alam dapat bekerja dengan baik dalam perbaikan dan perkuatan struktur bangunan. Selain sebagai alternatif, penggunaan komposit berserat alam ini juga punya manfaat lain, karena harganya relatif murah dan ramah lingkungan.

“Kajian ini memiliki pengaruh yang besar terhadap lingkungan dan dunia konstruksi. Karena mampu meminimalisir kerusakan lingkungan dari penggunaan bahan sintetis,” ucap Rektor.[]

Tags: guru besar uskPengukuhan Profesorusk
ShareTweetPin
Previous Post

FOTO: Harga Daging Ayam Tembus Rp 70 Ribu Per Ekor

Next Post

Sebelum ke Mekkah, Jamaah Haji Aceh Ambil Miqat di Masjid Bir Ali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mualem Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah

Mualem Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah

Minggu (21/06/2026) - 21:47 WIB
Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Minggu (21/06/2026) - 21:44 WIB
Berburu Talenta Muda, PSSI Aceh Gelar Festival Piala Presiden U-10 dan U-12

Berburu Talenta Muda, PSSI Aceh Gelar Festival Piala Presiden U-10 dan U-12

Sabtu (20/06/2026) - 16:44 WIB
Sekda Nasir: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

Sekda Nasir: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

Sabtu (20/06/2026) - 13:33 WIB
Ngoh Wan Dorong Penataan Pengelolaan Wisata Pasca Kasus Dugaan Pungli di Lamreh

Ngoh Wan Dorong Penataan Pengelolaan Wisata Pasca Kasus Dugaan Pungli di Lamreh

Sabtu (20/06/2026) - 13:30 WIB
Diduga Peras Pengunjung Wisata Lamreh, Lima Terduga Pelaku Ditangkap Polda Aceh

Diduga Peras Pengunjung Wisata Lamreh, Lima Terduga Pelaku Ditangkap Polda Aceh

Sabtu (20/06/2026) - 12:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.