Banda Aceh – Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Aceh Safrina Salim bersama Tim Kerja terkait melakukan audiensi dengan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I, Iswanto, bersama jajaran, Senin (10/8/2026).
Audiensi yang berlangsung di kantor BP3KP Sumatera I tersebut membahas koordinasi pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi Keluarga Berisiko Stunting di Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, BKKBN Aceh menyampaikan tindak lanjut hasil verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan BSPS bagi keluarga berisiko stunting. Berdasarkan usulan yang telah disampaikan, Aceh mengajukan alokasi bantuan BSPS sebanyak 471 unit untuk mendukung peningkatan kualitas hunian keluarga sasaran.
Safrina Salim menyampaikan bahwa dukungan penyediaan rumah layak huni merupakan bagian penting dalam upaya percepatan penurunan stunting, mengingat kondisi lingkungan dan kualitas tempat tinggal turut memengaruhi kesehatan serta kesejahteraan keluarga.
“Kami berharap koordinasi dan sinergi ini dapat mempercepat realisasi bantuan rumah bagi keluarga berisiko stunting di Aceh. Intervensi terhadap kondisi rumah dan lingkungan menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan berkualitas,” ujar Safrina Salim.
Sementara itu, Kepala BP3KP Sumatera I Iswanto bersama jajaran menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi dengan BKKBN Aceh dan menyampaikab laporan kepada Menteri PKB untuk mendukung pelaksanaan program sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi keluarga berisiko stunting, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Aceh.[]










