Jumat, September 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Ukraina: Kuburan Massal Berisi 150 Hingga 300 Jenazah

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 12:10 WIB
in INTERNASIONAL
0
Tangan mayat muncul dari kuburan massal di Bucha, di pinggiran Kyiv, Ukraina, Ahad, 3 April 2022.

Kuburan massal yang digali berisi sekitar 150 hingga 300 jenazah

KIEV — Pemerintah negara-negara Barat mengecam pembunuhan warga sipil di Kota Bucha, Ukraina, sebagai kejahatan perang. Kiev mengatakan kuburan massal yang digali di sebuah gereja di kota itu berisi sekitar 150 hingga 300 jenazah.

Rusia mengatakan invasi yang mereka sebut “operasi militer khusus” dirancang untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Pemerintah Ukraina dan negara-negara Barat membantahnya sebagai alasan untuk menggelar invasi.

Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan Rusia siap menggelar serangan penuh untuk menguasai wilayah-wilayah bagian timur Ukraina yang memisahkan diri, Donetsk dan Luhansk. Moskow juga melanjutkan kepungan di Kota Mariupol di mana puluhan ribu warga sipil masih terjebak di dalamnya.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan mereka tidak dapat membantu masyarakat melakukan evakuasi atau mengirimkan bantuan kemanusian ke medan pertempuran di sebelah timur Kota Izyum. Karena masih dikuasai Rusia sementara pertempuran di semakin buruk.

Banyak masyarakat di Kota Derhachi sebelah utara Kharkiv yang terletak dekat perbatasan Rusia, memutuskan untuk pergi. Gedung-gedungnya sudah hancur dihantam arteleri Rusia. Kharkiv sendiri hancur oleh serangan udara dan roket sejak awal invasi.

Mykola, ayah dua anak yang menolak menyebutkan nama belakangnya mengatakan setiap malam ia dapat mendengar pengeboman. Ia dan keluarganya terus-menerus berlindung di koridor rumahnya.

“(Kami akan pergi) ke mana pun yang tidak ada ledakan, di mana anak-anak tidak perlu mendengarnya,” kata Mykola sambil memeluk putranya dan menahan tangis.

Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi baru pada Rusia yang mengincar dua putra Presiden Rusia Vladimir Putin dan Sberbank yang memegang sepertiga total aset bank di Rusia dan Alfabank, institusi keuangan terbesar Rusia. Tapi tidak menjatuhkan sanksi pada transaksi energi.

“(Sanksi perbankan) pukulan langsung pada masyarakat (dan) warga biasa Rusia,” kata Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov seperti dikutip kantor berita Tass.

Inggris juga membekukan aset-aset Sberbank dan mengatakan akan melarang impor batubara Rusia pada akhir tahun ini. Tapi Eropa kesulitan melakukan hal yang sama pasalnya 40 persen kebutuhan gas alam Uni Eropa berasal dari Rusia dan sepertiga kebutuhan minyaknya dipenuhi Rusia. Nilainya sekitar 700 juta dolar AS per hari.

Jerman yang merupakan perekonomian terbesar Rusia mengandalkan gas Rusia untuk kebutuhan energinya. Berlin memperingatkan walaupun mereka mendukung mengakhiri impor energi Rusia secepat mungkin tapi hal itu tidak dapat dilakukan dalam semalam.

Walaupun didera sanksi tapi rubel Rusia melanjutkan proses pemulihannya. Rabu (6/4) kemarin rubel berada di level sebelum invasi, mengabaikan kekhawatiran potensi utang internasional karena mereka membayar pemilik obligasi dolar dengan rubel.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: buchakota buchakuburan massalkuburan massal ukrainapembantaian di Bucha
ShareTweetPin
Previous Post

KSP: Pemberian BLT Bantu Masyarakat Beli Minyak Goreng Curah

Next Post

Kesepakatan Keamanan China dan Solomon Bikin Gempar Pasifik Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Kamis (03/09/2026) - 15:26 WIB
Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Rabu (02/09/2026) - 21:17 WIB
Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Rabu (02/09/2026) - 21:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.