Jumat, September 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
in DAERAH
0
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kakankemenag Aceh Besar Saifuddin membuka acara Implementasi Artifical Intelligence bagi guru PAI di Aula SMP 3 Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (3/9/2026). Foto: Humas Kemenag Aceh Besar/Olis

Aceh Besar – Sekitar 50 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Aceh Besar dibekali keterampilan memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.

Pembinaan itu dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar Saifuddin di Aula SMPN 3 Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis, (3/9/2026), dengan mengusung tema Implementasi Artifical Intelligence Sebagai Tools dalam Pendidikan Agama Islam.

Saifuddin mengatakan perkembangan teknologi zaman ini menuntut guru agar tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga bijak dalam memanfaatkannya. AI dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran dengan menghadirkan materi yang lebih menarik bagi siswa.

Penggunaan AI dalam pembelajaran dapat menjadi sarana kreatif untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan agama.

“Saya mengingatkan apabila ikut pembinaan seperti ini, maka dengar, cermati dan ikuti dengan baik, lalu diterapkan saat pembelajaran,” kata Yahwa– sapaan akrab Saifuddin saat sambutannya.

Yahwa mengingatkan agar guru PAI memiliki kecakapan digital, terutama ketika menggunakan media sosial dan teknologi AI. Sebab, kemudahan akses terhadap AI harus diimbangi dengan pemahaman terkait penggunaan teknologi secara bijak.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak boleh menggeser tujuan utama pendidikan agama, yakni membentuk siswa yang memiliki akhlak yang unggul.

“Tugas kita di Kementerian Agama, terutama lewat guru PAI ini, bagaimana agar akhlak anak didik itu unggul,” katanya.

Ia menilai, kecerdasan akademik semata tidak cukup untuk membentuk generasi yang berkualitas. Kemampuan sains dan teknologi harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter dan akhlak.

“Tidak ada gunanya siswa-siswi kita cerdas secara sains, tapi akhlak nol. Itu akan mengundang bencana, kejahatan dan ancaman lainnya,” ujar Yahwa.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh Aida Rina Elisiva, mengatakan tujuan mereka menggelar pembinaan ini agar AI dapat dimanfaatkan menjadi alat bantu bagi guru PAI dalam mengedukasi dan membangun karakter peserta didik.

Salah satu fokus pembinaan ialah pencegahan perundungan (bullying) di media sosial serta edukasi mengenai perilaku seksual berisiko atau LGBT melalui perancangan poster menggunakan AI.

Kata Aida, guru PAI memiliki posisi penting dalam membimbing siswa di seluruh jenjang pendidikan. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran agama, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak siswa.

“Guru PAI tugasnya mendidik dan membimbing siswa-siswi agar mereka memiliki akhlak yang religius,” ujar Aida.

Guru PAI juga perlu memahami persoalan yang dihadapi anak-anak di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Mulai dari perundungan, pelecehan seksual, serta perilaku seksual berisiko yang perlu dapat perhatian serius dari lingkungan pendidikan.

Karena itu, lanjut Aida, guru PAI harus mampu memberikan edukasi kepada siswa agar mereka dapat mengenali perilaku yang tidak sehat, menjaga diri, serta memahami nilai-nilai agama dan batasan dalam pergaulan.

“Kita harus membentengi anak-anak kita dari perbuatan asusila, pelecehan seksual dan sebagainya. Berikan edukasi kepada anak-anak kita untuk menjauhi hal-hal tersebut,” katanya.

Pembinaan turut dhadir Kasi PAI Kantor Kemenag Aceh Besar Muhammad, para pengawai PAI Aceh Besar dan unsur terkait lainnya.[]

Tags: acehGuru Agama IslamKemenag Aceh BesarPembelajaran AIteknologi
ShareTweetPin
Previous Post

Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Next Post

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Kamis (03/09/2026) - 15:26 WIB
Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka, UKT Rp37,5 Juta per Semester

Rabu (02/09/2026) - 21:17 WIB
Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Bawa 600 Liter Solar Subsidi, Dua Pria Ditangkap Polresta Banda Aceh

Rabu (02/09/2026) - 21:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.