Senin, September 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Ukraina Ingin Sanksi-Sanksi pada Rusia Cukup Menghancurkan

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 11:41 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sebuah gedung apartemen yang rusak berat menyusul serangan Rusia di pusat Borodyanka, Ukraina, Rabu, 6 April 2022. Pihak berwenang Ukraina menyelidiki akibat mengerikan dari dugaan kekejaman Rusia di sekitar Kyiv, saat kedua belah pihak bersiap untuk serangan habis-habisan. Pasukan Moskow untuk merebut timur industri Ukraina.

Ukraina ingin sanksi ekonomi pada Rusia cukup menghancurkan hingga hentikan perang

LVIV — Ukraina ingin sanksi-sanksi ekonomi pada Rusia cukup menghancurkan negara itu hingga bisa menghentikan perang. Sebelumnya Kiev menuduh sejumlah negara memprioritaskan uang dibanding menghukum pembunuh warga sipil.

Negara-negara Barat menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan negara-negara demokrasi harus menolak minyak Rusia dan memblokir bank-bank negara itu dari sistem keuangan internasional.

Setelah foto-foto barisan mayat warga sipil di jalanan Kota Bucha memicu kecaman internasional. Zelenskyy mengatakan pasukan Rusia mencoba menutupi bukti kekejaman mereka.

“Kami mendapatkan informasi militer Rusia mengubah taktik dan mencoba menyingkirkan orang-orang yang telah mereka bunuh dari jalanan dan ruang bawah tanah, ini merupakan upaya untuk menyembunyikan bukti dan tidak lebih dari itu,” kata Zelenskyy dalam rekaman video hariannya, Kamis (7/4/2022).

Namun Presiden Ukraina itu tidak memberikan bukti pernyataannya tersebut. Moskow membantah mengincar rakyat sipil dan mengatakan foto-foto mayat di Bucha adalah rekayasa untuk membenarkan sanksi-sanksi terhadap Rusia dan mengeluarkan perundingan damai dari jalurnya.

Invasi Rusia yang sudah berlangsung selama enam pekan memaksa lebih dari 4 juta warga Ukraina mengungsi ke luar negeri, ribuan lainnya terluka atau terbunuh, lebih dari seperempat populasi tuna wisma, mengubah kota-kota jadi reruntuhan dan memicu sanksi-sanksi negara-negara Barat pada elit dan perekonomian Rusia.

Pada Rabu (6/4/2022) kemarin Washington mengumumkan sanksi baru yang mencakup dua putri Presiden Rusia Vladimir Putin dan Sberbank. Langkah terbaru juga melarang warga Amerika berinvestasi di Rusia.

AS juga ingin Rusia dikeluarkan dari forum negara pendapatan tinggi, Group of 20 (G20) dan memboikot sejumlah pertemuan G20 di Indonesia bila pejabat Rusia hadir. Namun kepala kantor Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak mengatakan sekutu harus bertindak lebih banyak.

“Sanksi-sanksi pada Rusia harus cukup menghancurkan bagi kami untuk mengakhiri perang mengerikan ini,” katanya.

“Tujuan saya adalah memberlakukan embargo pada pasokan teknologi, peralatan, mineral dan bijih besi (dan) unsur logam langka dwifungsi Rusia dan menghentikan produksi senjata Rusia,” tambahnya.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: dampak ekonomi perang rusiainvasi rusiaperang ukraina rusiasanksi ekoomi rusiasanksi rusia
ShareTweetPin
Previous Post

Pejabat UNS Kunjungi LPPM IPB University,  Diskusikan Data Desa Presisi

Next Post

China Serukan Investigasi Menyeluruh Pembunuhan Massal di Bucha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Minggu (20/09/2026) - 17:11 WIB
Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Minggu (20/09/2026) - 15:55 WIB
Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional XXXI, DPRA Apresiasi Perjuangan Kafilah di Semarang

Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional XXXI, DPRA Apresiasi Perjuangan Kafilah di Semarang

Sabtu (19/09/2026) - 23:46 WIB
Fesmed Selat Malaka Dibuka di Batam, AJI Soroti Tantangan Jurnalis di Wilayah Kepulauan

Fesmed Selat Malaka Dibuka di Batam, AJI Soroti Tantangan Jurnalis di Wilayah Kepulauan

Sabtu (19/09/2026) - 14:05 WIB
Illiza Dorong Daerah Aktif Bangun Jejaring Internasional 

Illiza Dorong Daerah Aktif Bangun Jejaring Internasional 

Kamis (17/09/2026) - 18:28 WIB
Gubernur Mualem Minta Bupati/Wali Kota se-Aceh Siapsiaga Hadapi Potensi Bencana

Gubernur Mualem Minta Bupati/Wali Kota se-Aceh Siapsiaga Hadapi Potensi Bencana

Kamis (17/09/2026) - 18:22 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.