Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

UEA Diduga Gunakan Spyware Israel untuk Meretas Pemerintah Inggris

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (20/04/2022) - 09:19 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sebuah logo menghiasi dinding di cabang perusahaan Israel NSO Group, dekat kota Sapir, Israel selatan, 24 Agustus 2021. Pejabat Inggris serta Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran telah diretas oleh pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggunakan perangkat lunak Pegasus buatan Israel.

Peretasan dengan Pegasus dilakukan untuk menghapus data.

 LONDON — Pejabat Inggris serta Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran telah diretas oleh pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggunakan perangkat lunak Pegasus buatan Israel. Spyware Israel digunakan untuk menginfeksi perangkat yang terhubung ke jaringan di Downing Street, termasuk ponsel Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada 7 Juli 2020.


Pusat Keamanan Siber Nasional menguji ponsel Johnson dan beberapa ponsel lain yang digunakan oleh pejabat Downing Street. Tetapi tidak dapat menemukan perangkat yang terinfeksi.


Sementara Kantor Luar Negeri Inggris tidak menyangkal laporan tersebut. 


Spyware Pegasus buatan Israel juga diduga telah menginfeksi Kementerian Luar Negeri Inggris setidaknya lima kali antara Juli 2020 dan Juli 2021. Peretasan ini terkait dengan operator di UEA, India, Siprus, dan Yordania.


“Saya kaget ketika menemukan kasus (peretasan) di No.10 (Downing Street),” kata peneliti senior di pengawas internet Universitas Toronto, Citizen Lab, yang telah melacak penggunaan Pegasus, John Scott-Railton, dilansir Middle East Monitor, Rabu (30/4).


Seorang peneliti lainnya di Citizen Lab, Bill Marczak, mengatakan, Pegasus kemungkinan dipasang pada ponsel di Downing Street dan Kantor Luar Negeri untuk “penghapusan data”.


Sebagai tanggapan, juru bicara NSO Group mengatakan, tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. “NSO terus menjadi sasaran sejumlah organisasi advokasi bermotivasi politik, seperti Citizens Labs dan Amnesty, untuk menghasilkan laporan yang tidak akurat dan tidak berdasar, berdasarkan informasi yang tidak jelas dan tidak lengkap,” ujar juru bicara itu.


Perangkat lunak NSO menjadi sorotan ketika Citizen Lab mengungkap penyalahgunaan perangkat lunak oleh sejumlah pemerintah. Mereka menargetkan sekitar 50 ribu ponsel dan perangkat milik jurnalis, aktivis hak asasi manusia, dan kritikus politik di seluruh dunia. Di antara pemerintah yang menjadi klien NSO Group adalah negara-negara Teluk Arab, termasuk UEA, Arab Saudi, dan Bahrain.


Apple kemudian mengajukan gugatan terhadap NSO dan perusahaan induknya, OSY Technologies. Gugatan ini merupakan upaya untuk menghentikan perusahaan spyware agar tidak menargetkan perangkat Apple.


NSO Group adalah perusahaan Israel yang berspesialisasi dalam pengembangan alat spionase dunia maya. Perusahaan ini didirikan pada 2010. Amerika Serikat memberikan sanksi kepada NSO dengan memasukkannya ke daftar hitam perdagangan pada November tahun lalu. 


 

Sumber: Republika

Tags: Downing Streetisraelnso grouppegasusperangkat lunak pegasus israel
ShareTweetPin
Previous Post

Demi Urai Kemacetan Mudik, ASN Pun Dipersilakan Menambah Cuti

Next Post

AS Minta Status Quo Situs Suci di Yerusalem Dihormati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.