Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Soal Pj Gubernur Dijabat TNI-Polri, Akademisi: Tak Ada Jaminan Menjadikan Aceh Lebih Baik

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (29/05/2022) - 00:44 WIB
in DAERAH
0
Soal Pj Gubernur Dijabat TNI-Polri, Akademisi: Tak Ada Jaminan Menjadikan Aceh Lebih Baik

Akademisi dan pengamat politik Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh, Taufiq Abdul Rahim. Foto: Ist

BANDA ACEH | LENSA KITA – Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Taufiq Abdul Rahim menilai tidak ada jaminan Aceh semakin baik jika nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Pj Gubernur dari kalangan TNI-Polri aktif.

Menurutnya, jika Pj Gubernur Aceh dari kalangan militer, ini artinya kehidupan serta kondisi demokrasi politik mengalami ‘set-back’ (kemunduran) setelah hilangnya ‘dwi-fungsi’ ABRI pasca reformasi.

“Tidak ada jaminan lebih baik, bahkan jauh dari warna demokrasi politik ditengah banyaknya persoalan di Aceh,” kata Taufiq Abdul Rahim, Minggu (29/5/2022).

Taufiq menyampaikan, jabatan untuk Pj. Gubernur Aceh adalah wewenang pemerintah pusat dan merupakan hak prerogratif Presiden. Hal ini, kata dia, dapat dipastikan bukan sesuatu yang sangat istimewa.

Apalagi, kata dia, mengharapkan akan menghidupkan iklim demokrasi, karena dapat dipastikan akan tunduk dan patuh sesuai keinginan serta kepentingan politik pusat.

Dia menjelaskan, semestinya Aceh sudah melakukan pergantian jabatan gubernur secara demokratis yakni melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2022, namun alasan pemilihan umum serentak pada 2024 maka pilkada Aceh batal terlaksana.

“Ini artinya secara demokratis, hak demokrasi Aceh sesuai dengan (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006 telah dilanggar, sehingga secara bersama seluruh elemen patuh, juga seluruh elite/pemimpin dan rakyat Aceh melanggar atau mengangkangi UUPA sebagai aturan tentang kekhususan Aceh,” sebutnya.

Pengamat politik dari Unmuha ini mengatakan, tidak perlu terlalu berharap terhadap kebijakan strategis untuk membangun Aceh dan menciptakan kehidupan yang lebih baik, merubah serta memperbaiki kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh.

Sebab, lanjut dia, semua harus tunduk dan patuh bagaimana arahan pemerintah pusat yang juga saat ini terlalu banyak persoalan dalam berbagai kehidupan, baik ekonomi, politik, sosial-budaya dan lain.

“Ini juga signifikan dengan semakin hilangnya kekhususan Aceh juga selaras dengan matinya demokrasi di Aceh. Sehingga rakyat juga akan tidak bisa berharap banyak dari Pemerintah Aceh,” demikian Taufiq.

Tags: akademisipj gubernurprovinsi acehtaufiq abdul rahimtni polriunmuha
ShareTweetPin
Previous Post

Dipulangkan dari Thailand, Dua Nelayan Dibawah Umur asal Aceh Timur Tiba di Jakarta

Next Post

Warga Aceh Timur Diringkus Polisi Gegara Kuasai Narkoba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.