Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Soal Pj Gubernur Dijabat TNI-Polri, Akademisi: Tak Ada Jaminan Menjadikan Aceh Lebih Baik

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (29/05/2022) - 00:44 WIB
in DAERAH
0
Soal Pj Gubernur Dijabat TNI-Polri, Akademisi: Tak Ada Jaminan Menjadikan Aceh Lebih Baik

Akademisi dan pengamat politik Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh, Taufiq Abdul Rahim. Foto: Ist

BANDA ACEH | LENSA KITA – Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Taufiq Abdul Rahim menilai tidak ada jaminan Aceh semakin baik jika nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Pj Gubernur dari kalangan TNI-Polri aktif.

Menurutnya, jika Pj Gubernur Aceh dari kalangan militer, ini artinya kehidupan serta kondisi demokrasi politik mengalami ‘set-back’ (kemunduran) setelah hilangnya ‘dwi-fungsi’ ABRI pasca reformasi.

“Tidak ada jaminan lebih baik, bahkan jauh dari warna demokrasi politik ditengah banyaknya persoalan di Aceh,” kata Taufiq Abdul Rahim, Minggu (29/5/2022).

Taufiq menyampaikan, jabatan untuk Pj. Gubernur Aceh adalah wewenang pemerintah pusat dan merupakan hak prerogratif Presiden. Hal ini, kata dia, dapat dipastikan bukan sesuatu yang sangat istimewa.

Apalagi, kata dia, mengharapkan akan menghidupkan iklim demokrasi, karena dapat dipastikan akan tunduk dan patuh sesuai keinginan serta kepentingan politik pusat.

Dia menjelaskan, semestinya Aceh sudah melakukan pergantian jabatan gubernur secara demokratis yakni melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2022, namun alasan pemilihan umum serentak pada 2024 maka pilkada Aceh batal terlaksana.

“Ini artinya secara demokratis, hak demokrasi Aceh sesuai dengan (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006 telah dilanggar, sehingga secara bersama seluruh elemen patuh, juga seluruh elite/pemimpin dan rakyat Aceh melanggar atau mengangkangi UUPA sebagai aturan tentang kekhususan Aceh,” sebutnya.

Pengamat politik dari Unmuha ini mengatakan, tidak perlu terlalu berharap terhadap kebijakan strategis untuk membangun Aceh dan menciptakan kehidupan yang lebih baik, merubah serta memperbaiki kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh.

Sebab, lanjut dia, semua harus tunduk dan patuh bagaimana arahan pemerintah pusat yang juga saat ini terlalu banyak persoalan dalam berbagai kehidupan, baik ekonomi, politik, sosial-budaya dan lain.

“Ini juga signifikan dengan semakin hilangnya kekhususan Aceh juga selaras dengan matinya demokrasi di Aceh. Sehingga rakyat juga akan tidak bisa berharap banyak dari Pemerintah Aceh,” demikian Taufiq.

Tags: akademisipj gubernurprovinsi acehtaufiq abdul rahimtni polriunmuha
ShareTweetPin
Previous Post

Dipulangkan dari Thailand, Dua Nelayan Dibawah Umur asal Aceh Timur Tiba di Jakarta

Next Post

Warga Aceh Timur Diringkus Polisi Gegara Kuasai Narkoba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.