Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Soal Pj Gubernur Dijabat TNI-Polri, Akademisi: Tak Ada Jaminan Menjadikan Aceh Lebih Baik

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (29/05/2022) - 00:44 WIB
in DAERAH
0
Soal Pj Gubernur Dijabat TNI-Polri, Akademisi: Tak Ada Jaminan Menjadikan Aceh Lebih Baik

Akademisi dan pengamat politik Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh, Taufiq Abdul Rahim. Foto: Ist

BANDA ACEH | LENSA KITA – Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Taufiq Abdul Rahim menilai tidak ada jaminan Aceh semakin baik jika nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Pj Gubernur dari kalangan TNI-Polri aktif.

Menurutnya, jika Pj Gubernur Aceh dari kalangan militer, ini artinya kehidupan serta kondisi demokrasi politik mengalami ‘set-back’ (kemunduran) setelah hilangnya ‘dwi-fungsi’ ABRI pasca reformasi.

“Tidak ada jaminan lebih baik, bahkan jauh dari warna demokrasi politik ditengah banyaknya persoalan di Aceh,” kata Taufiq Abdul Rahim, Minggu (29/5/2022).

Taufiq menyampaikan, jabatan untuk Pj. Gubernur Aceh adalah wewenang pemerintah pusat dan merupakan hak prerogratif Presiden. Hal ini, kata dia, dapat dipastikan bukan sesuatu yang sangat istimewa.

Apalagi, kata dia, mengharapkan akan menghidupkan iklim demokrasi, karena dapat dipastikan akan tunduk dan patuh sesuai keinginan serta kepentingan politik pusat.

Dia menjelaskan, semestinya Aceh sudah melakukan pergantian jabatan gubernur secara demokratis yakni melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2022, namun alasan pemilihan umum serentak pada 2024 maka pilkada Aceh batal terlaksana.

“Ini artinya secara demokratis, hak demokrasi Aceh sesuai dengan (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006 telah dilanggar, sehingga secara bersama seluruh elemen patuh, juga seluruh elite/pemimpin dan rakyat Aceh melanggar atau mengangkangi UUPA sebagai aturan tentang kekhususan Aceh,” sebutnya.

Pengamat politik dari Unmuha ini mengatakan, tidak perlu terlalu berharap terhadap kebijakan strategis untuk membangun Aceh dan menciptakan kehidupan yang lebih baik, merubah serta memperbaiki kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh.

Sebab, lanjut dia, semua harus tunduk dan patuh bagaimana arahan pemerintah pusat yang juga saat ini terlalu banyak persoalan dalam berbagai kehidupan, baik ekonomi, politik, sosial-budaya dan lain.

“Ini juga signifikan dengan semakin hilangnya kekhususan Aceh juga selaras dengan matinya demokrasi di Aceh. Sehingga rakyat juga akan tidak bisa berharap banyak dari Pemerintah Aceh,” demikian Taufiq.

Tags: akademisipj gubernurprovinsi acehtaufiq abdul rahimtni polriunmuha
ShareTweetPin
Previous Post

Dipulangkan dari Thailand, Dua Nelayan Dibawah Umur asal Aceh Timur Tiba di Jakarta

Next Post

Warga Aceh Timur Diringkus Polisi Gegara Kuasai Narkoba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.