BANDA ACEH | LENSA KITA – Samsul Bahri alias Poh Yahya resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sisa masa jabatan 2019-2204. Pon Yahya menggantikan Dahlan Jamaluddin sebagai Ketua DPRA sebelumnya.
Poh Yahya dilantik dalam sidang paripurna istimewa di Gedung DPRA, Jumat (13/5/2022). Pelantikan Poh Yahya dihadiri oleh anggota DPR dan DPD RI asal Aceh, anggota DPRA, Sekda Aceh, para Kepala SKPA, dan seluruh undangan yang hadir.
Sidang paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRA, Safaruddin, didampingi Wakil Ketua II DPRA, Hendra Budian.
Prosesi pengambilan sumpah Poh Yahya sebagai Ketua DPR Aceh dituntun oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Gusrizal, berlangsung khidmat dan lancar.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebaga ketua DPR Aceh dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada UUD 1945,” ujar Pon Yahya mengikuti ucapan Gusrizal.
Prosesi pelantikan Pon Yahya ikut disaksikan oleh Paduka Yang Mulia Wali Naggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haytar beserta seluruh undangan yang hadir.
Dalam pelantikan itu, Pon Yahya tampil rapi dengan rawut senyum bahagia. Dalam momen sakral itu, Pon Yahya mengenakan pakaian adat Aceh lengkap dengan rencong dan kopiah meukutop.
Setelah dilantik dan disumpah, Poh Yahya kemudian di peusijuk adat (tepung tawar) oleh Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Malik Mahmud Al-Haytar.
Sebelumnya, DPRA menjadwalkan pelantikan Pon Yahya sebagai Ketua DPR Aceh dilaksanakan pada Jumat (13/5/2022 hari ini. Hal itu sesuai kesepakatan yang dihasilkan dalam Badan Musyawarah (Banmus), Rabu (11/5/2022) lalu.










