Selasa, September 15, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Sekjen PBB Serukan Jeda Kemanusiaan Selama Empat Hari di Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (20/04/2022) - 16:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan  gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat

Jeda kemanusiaan selama empat hari di Ukraina untuk merayakan Paskah Ortodoks.

WASHINGTON — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan jeda kemanusiaan selama empat hari di Ukraina untuk merayakan Paskah Ortodoks. Jeda ini bertujuan untuk memungkinkan pembukaan koridor kemanusiaan.

“Saya menyerukan jeda kemanusiaan selama empat hari di Pekan Suci yang dimulai pada Kamis Putih dan berlangsung hingga Minggu Paskah, pada 24 April. Ini untuk memungkinkan pembukaan serangkaian koridor kemanusiaan,” kata Guterres, dilansir Anadolu Agency, Rabu (20/4/2022).

Guterres mengatakan, jeda itu akan memungkinkan perjalanan yang aman bagi semua warga sipil. Termasuk pengiriman bantuan kemanusiaan dengan aman kepada orang-orang di daerah yang paling parah terkena dampak seperti Mariupol, Kherson, Donetsk dan Luhansk.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa siap mengirimkan konvoi bantuan kemanusiaan selama periode ini ke lokasi-lokasi tersebut. Kami sedang mengajukan rencana terperinci kepada para pihak,” ujar Guterres.

Pasukan Rusia melancarkan serangan besar-besaran pada Senin (18/4) di Ukraina timur. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, pada Selasa (19/4) mengatakan, Moskow memulai tahap baru operasi militer khusus di Ukraina. Lavrov memprediksi tahap baru operasi ini akan menjadi perkembangan yang signifikan.

“Tahap lebih lanjut dari operasi ini (di Ukraina timur) sedang dimulai, dan saya yakin ini akan menjadi momen yang sangat penting dari seluruh operasi khusus ini,” kata Lavrov.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menyatakan, pasukan Rusia telah melancarkan serangan ofensif baru di sebagian besar sisi timur Ukraina pada Senin (18/4). Pertempuran di Donbas telah dimulai dan tentara Ukraina telah disiapkan untuk serangan terbaru itu, sejak pasukan Rusia menarik diri dari sekitar Kiev.

“Kami sekarang dapat mengatakan bahwa pasukan Rusia telah memulai pertempuran di Donbas, yang telah lama mereka persiapkan,” kata Zelenskyy.

Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina Oleksiy Danilov mengatakan dalam komentar yang disiarkan televisi menyatakan pasukan Rusia sudah memulai fase aktif sejak Senin pagi. “Pagi ini, di hampir seluruh garis depan wilayah (timur) Donetsk, Luhansk dan Kharkiv, para penjajah berusaha menerobos pertahanan kami,” katanya.

Rusia telah meningkatkan kekuatannya di timur Ukraina menggunakan pasukan yang ditarik keluar dari utara Ukraina dan Belarusia, yang merupakan sekutu dekat Rusia. Komando angkatan bersenjata Ukraina mengatakan, kekuatan militer utama Rusia sedang berkonsentrasi untuk menguasai seluruh wilayah Donetsk dan Luhansk yang membentuk petak tanah yang dikenal sebagai Donbas.

Sebelumnya pada 21 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pengakuan kedaulatan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.  Rusia mengakui republik Donbass sesuai dengan konstitusi dalam batas-batas wilayah Donetsk dan Luhansk pada awal 2014.


Kemudian pada 24 Februari, Putin mengatakan bahwa, Rusia melancarkan operasi militer khusus di Ukraina. Operasi ini sebagai tanggapan atas permintaan para kepala republik Donbass, untuk melindungi orang-orang yang telah menderita dan genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahun.

Putin menekankan, Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina. Dia menegaskan, operasi itu ditujukan untuk denazifikasi dan demiliterisasi di Ukraina.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: antonio guterresjeda kemanusiaankoridor kemanusiaanpaskah ortodokssekjen pbbukraina
ShareTweetPin
Previous Post

KY Rahasiakan Hakim 'Bermasalah'

Next Post

Setelah Dirjen Kemendag Jadi Tersangka, Korporasi Minyak Goreng Dibidik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Senin (14/09/2026) - 15:28 WIB
Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Senin (14/09/2026) - 14:44 WIB
Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Senin (14/09/2026) - 14:32 WIB
Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Jumat (11/09/2026) - 20:52 WIB
Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat (11/09/2026) - 18:27 WIB
Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Jumat (11/09/2026) - 15:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.