Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Sekjen PBB Serukan Jeda Kemanusiaan Selama Empat Hari di Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (20/04/2022) - 16:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan  gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat

Jeda kemanusiaan selama empat hari di Ukraina untuk merayakan Paskah Ortodoks.

WASHINGTON — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan jeda kemanusiaan selama empat hari di Ukraina untuk merayakan Paskah Ortodoks. Jeda ini bertujuan untuk memungkinkan pembukaan koridor kemanusiaan.

“Saya menyerukan jeda kemanusiaan selama empat hari di Pekan Suci yang dimulai pada Kamis Putih dan berlangsung hingga Minggu Paskah, pada 24 April. Ini untuk memungkinkan pembukaan serangkaian koridor kemanusiaan,” kata Guterres, dilansir Anadolu Agency, Rabu (20/4/2022).

Guterres mengatakan, jeda itu akan memungkinkan perjalanan yang aman bagi semua warga sipil. Termasuk pengiriman bantuan kemanusiaan dengan aman kepada orang-orang di daerah yang paling parah terkena dampak seperti Mariupol, Kherson, Donetsk dan Luhansk.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa siap mengirimkan konvoi bantuan kemanusiaan selama periode ini ke lokasi-lokasi tersebut. Kami sedang mengajukan rencana terperinci kepada para pihak,” ujar Guterres.

Pasukan Rusia melancarkan serangan besar-besaran pada Senin (18/4) di Ukraina timur. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, pada Selasa (19/4) mengatakan, Moskow memulai tahap baru operasi militer khusus di Ukraina. Lavrov memprediksi tahap baru operasi ini akan menjadi perkembangan yang signifikan.

“Tahap lebih lanjut dari operasi ini (di Ukraina timur) sedang dimulai, dan saya yakin ini akan menjadi momen yang sangat penting dari seluruh operasi khusus ini,” kata Lavrov.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menyatakan, pasukan Rusia telah melancarkan serangan ofensif baru di sebagian besar sisi timur Ukraina pada Senin (18/4). Pertempuran di Donbas telah dimulai dan tentara Ukraina telah disiapkan untuk serangan terbaru itu, sejak pasukan Rusia menarik diri dari sekitar Kiev.

“Kami sekarang dapat mengatakan bahwa pasukan Rusia telah memulai pertempuran di Donbas, yang telah lama mereka persiapkan,” kata Zelenskyy.

Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina Oleksiy Danilov mengatakan dalam komentar yang disiarkan televisi menyatakan pasukan Rusia sudah memulai fase aktif sejak Senin pagi. “Pagi ini, di hampir seluruh garis depan wilayah (timur) Donetsk, Luhansk dan Kharkiv, para penjajah berusaha menerobos pertahanan kami,” katanya.

Rusia telah meningkatkan kekuatannya di timur Ukraina menggunakan pasukan yang ditarik keluar dari utara Ukraina dan Belarusia, yang merupakan sekutu dekat Rusia. Komando angkatan bersenjata Ukraina mengatakan, kekuatan militer utama Rusia sedang berkonsentrasi untuk menguasai seluruh wilayah Donetsk dan Luhansk yang membentuk petak tanah yang dikenal sebagai Donbas.

Sebelumnya pada 21 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pengakuan kedaulatan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.  Rusia mengakui republik Donbass sesuai dengan konstitusi dalam batas-batas wilayah Donetsk dan Luhansk pada awal 2014.


Kemudian pada 24 Februari, Putin mengatakan bahwa, Rusia melancarkan operasi militer khusus di Ukraina. Operasi ini sebagai tanggapan atas permintaan para kepala republik Donbass, untuk melindungi orang-orang yang telah menderita dan genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahun.

Putin menekankan, Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina. Dia menegaskan, operasi itu ditujukan untuk denazifikasi dan demiliterisasi di Ukraina.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: antonio guterresjeda kemanusiaankoridor kemanusiaanpaskah ortodokssekjen pbbukraina
ShareTweetPin
Previous Post

KY Rahasiakan Hakim 'Bermasalah'

Next Post

Setelah Dirjen Kemendag Jadi Tersangka, Korporasi Minyak Goreng Dibidik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bank Aceh dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun Lewat Sosialisasi dan Wirausaha Pintar

Bank Aceh dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun Lewat Sosialisasi dan Wirausaha Pintar

Kamis (30/07/2026) - 16:28 WIB
Efek Ketegangan Timur Tengah, Permintaan Emas di BSI Melejit

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700 Persen, Bisnis Emas Kian Moncer

Kamis (30/07/2026) - 15:16 WIB
USK Juara Umum, Unsam Terima Estafet Tuan Rumah Peksimida 2028

USK Juara Umum, Unsam Terima Estafet Tuan Rumah Peksimida 2028

Kamis (30/07/2026) - 14:54 WIB
Mualem Dorong Hilirisasi Blok Andaman, Hashim Siap Bantu Datangkan Investor

Mualem Dorong Hilirisasi Blok Andaman, Hashim Siap Bantu Datangkan Investor

Kamis (30/07/2026) - 14:40 WIB
Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry Masuki Tahap Evaluasi, Izin Operasional Ditargetkan Segera Terbit

Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry Masuki Tahap Evaluasi, Izin Operasional Ditargetkan Segera Terbit

Kamis (30/07/2026) - 14:31 WIB
Mualem Tunjuk Wan Malaya sebagai Pj Ketua PA Nagan Raya, KPA Minta Kader Tetap Solid

Mualem Tunjuk Wan Malaya sebagai Pj Ketua PA Nagan Raya, KPA Minta Kader Tetap Solid

Rabu (29/07/2026) - 22:11 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.