Selasa, September 15, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home SEPAKBOLA

Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (14/09/2026) - 14:32 WIB
in SEPAKBOLA
0
Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Pemain Persiraja Banda Aceh berebut bola dengan pemain Semen Padang FC. Foto: MO Persiraja

Banda Aceh — Persiraja Banda Aceh harus mengakui keunggulan Semen Padang FC dalam laga pekan pertama kompetisi Championship 2026/27 yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026) malam.

Persiraja kalah tipis 0-1 setelah Semen Padang mencetak gol melalui Ari Maring pada menit ke-71. Gol tersebut tercipta lewat sundulan tajam yang tidak mampu dihentikan Francisco, penjaga gawang Persiraja.

Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Persiraja karena timnya belum mampu memberikan hasil terbaik dalam pertandingan tersebut.

“Pertama-tama, kami mewakili seluruh pemain mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kami belum bisa memberikan yang terbaik buat Persiraja. Tapi kami akan berusaha untuk bisa memperbaiki di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” kata Jaya Hartono seusai pertandingan.

Menurut Jaya, Persiraja sebenarnya memiliki lebih banyak peluang dibandingkan Semen Padang. Namun, timnya tidak mampu tampil konsisten sepanjang pertandingan sehingga harus kecolongan pada babak kedua.

“Kami hanya kecolongan di babak kedua, tapi kami banyak juga peluang yang harusnya bisa diciptakan. Justru kami lebih banyak peluangnya daripada mereka. Mereka hanya satu itu saja, terjadi gol. Cuma kita tidak bisa konsisten dalam bermain,” ujarnya.

Jaya menilai Semen Padang tampil lebih dewasa dan memiliki kepercayaan diri yang lebih baik dibandingkan para pemain Persiraja.

“Mereka lebih dewasa bermainnya. Kalau saya lihat, mereka lebih dewasa dan punya kepercayaan diri. Secara individu mereka lebih percaya diri daripada pemain kita,” katanya.

Ia juga menyoroti keterbatasan pilihan di lini depan Persiraja. Tim berjuluk Laskar Rencong itu memiliki satu striker asing dan satu striker lokal sehingga pergantian pemain di sektor tersebut cukup sulit dilakukan.

“Ya, kita punya striker satu asing dan satunya lokal. Ya, rasanya kalaupun ada pergantian kita sulit untuk mengganti, karena mereka di belakang juga cukup kuat,” jelas Jaya.

Jaya berharap striker asing Persiraja, Traore, dapat memberikan kontribusi lebih besar untuk tim. Namun, di lini belakang Persiraja juga menghadapi persoalan karena Daniel Alemão masih dalam perawatan akibat mengalami masalah pada bagian paha.

“Daniel Alemao masih dalam perawatan, dia sedikit agak ketarik di pahanya sehingga dia tidak berani untuk bermain. Referensi dari dokter juga, dokter tidak mereferensikan dia untuk main,” ungkap Jaya.

Menurutnya, Daniel Alemão memang tidak dimainkan dalam laga tersebut karena tim tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi sang pemain. Jika dipaksakan bermain, dikhawatirkan pemain asal Brasil itu justru tidak dapat tampil pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

“Dia tidak main satu kali, tapi nanti dia bisa main selanjutnya. Tapi kalau dia bisa bermain hari ini, dokter tidak menjamin untuk bisa bermain pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sehingga kita tidak berani ambil risiko itu,” ujarnya.

Absennya Daniel Alemão disebut turut memengaruhi kekuatan lini belakang Persiraja. Kondisi tersebut semakin sulit setelah Wahyu Jati mengalami cedera dalam pertandingan dan harus mendapat jahitan.

“Itu juga kelemahan-kelemahan kita setelah ditinggalnya dia di belakang. Apalagi Wahyu juga tadi kena, sehingga kita krisis di pemain belakang tadinya,” kata Jaya.

Jaya menyebut Wahyu Jati mengalami luka cukup serius hingga membutuhkan 45 jahitan. Perkembangan kondisi pemain tersebut akan dipantau dalam 12 hari ke depan.

“Kondisi Wahyu Jati dijahit 45 jahitan. Ya, kita lihat dulu perkembangannya 12 hari nanti. Ini dia sudah pulang dan saya berharap juga sih, Alemao nanti juga sudah bisa sembuh lah, supaya kita di belakang itu bisa lebih kuat lagi,” ujarnya.

Selain masalah kepercayaan diri, Jaya juga menyoroti penyelesaian serangan Persiraja dari sisi sayap. Sejumlah pemain seperti Mohar, Fajri, Dwiky, Ilham, dan Indra beberapa kali mencoba mengirimkan umpan silang, tetapi bola-bola tersebut belum mampu mencapai target.

“Saya sebenarnya selalu mengatakan bahwa penyerangan dari sayap itu lebih berbahaya daripada dari tengah. Karena dari sayap itu posisi kita tidak siap untuk menghalau bola,” jelasnya.

Jaya mengatakan dirinya telah berulang kali mengingatkan pemain belakang agar mewaspadai umpan silang lawan, terlebih Semen Padang memiliki pemain-pemain berpengalaman yang mampu membaca situasi permainan.

“Saya selalu menekankan kepada pemain, khususnya pemain belakang, hati-hati dengan bola-bola crossing. Apalagi mereka pemain-pemain punya pengalaman semua. Kapan mereka harus speed, kapan mereka harus tunggu di tempat, kapan mereka harus bergerak dengan satu-dua kali. Ini yang kita belum bisa membaca. Itu kesulitan kita memang,” katanya.

Di sisi lain, Persiraja sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang dari sektor sayap. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan gol karena umpan silang yang dilepaskan selalu mampu diantisipasi pemain Semen Padang.

“Kemudian kita juga tadi banyak sekali bola-bola dari sayap, seperti ada dari Mohar, dari Fajri, dari Dwiky, dari Ilham, dari Indra. Cuma tidak mencapai target. Crossing-crossing kita selalu bisa dihalau oleh lawan,” ujar Jaya.

Ia juga menyebut peluang emas yang dimiliki Dwiky dalam situasi satu lawan satu belum berhasil dikonversi menjadi gol.

“Banyak sekali tadi kita crossing-crossing dari sayap, tapi ya gitu, selalu bisa dihalau oleh lawan. Dan satu lawan satu Dwiky juga tadi tidak bisa terjadi gol,” katanya.

Meski kalah, Jaya menilai Persiraja bukan tanpa peluang. Ia bahkan menyebut peluang yang dimiliki timnya lebih banyak dibandingkan Semen Padang yang hanya mampu menciptakan satu peluang utama dan berhasil dikonversi menjadi gol.

“Peluang kita bukan tidak ada. Peluang kita lebih banyak dari mereka. Mereka hanya satu itu, top peluang mereka,” pungkas Jaya.[]

Tags: acehliga 2pegadaian championshippersirajasemen padang fc
ShareTweetPin
Previous Post

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Next Post

Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kementerian Kebudayaan Apresiasi Sanger Day Fest, Dorong Ekosistem Seni Aceh

Kementerian Kebudayaan Apresiasi Sanger Day Fest, Dorong Ekosistem Seni Aceh

Selasa (15/09/2026) - 16:06 WIB
Sanger Day Fest 2026 Sukses Digelar, Gerakan ACF Kolektif Jadi Warisan Kolaborasi

Sanger Day Fest 2026 Sukses Digelar, Gerakan ACF Kolektif Jadi Warisan Kolaborasi

Selasa (15/09/2026) - 15:21 WIB
Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Senin (14/09/2026) - 15:28 WIB
Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Senin (14/09/2026) - 14:44 WIB
Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Senin (14/09/2026) - 14:32 WIB
Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Jumat (11/09/2026) - 20:52 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.