Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Rusia: Pasokan Senjata AS ke Ukraina Bisa Rusak Pembicaraan Damai

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 19:37 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang prajurit Ukraina berjalan di tengah tank Rusia yang hancur di Bucha, di pinggiran Kyiv, Ukraina, 6 April 2022.

AS disebut terus memasok senjata untuk Ukraina.

 MOSKOW — Pemerintah Rusia mengatakan, langkah Amerika Serikat (AS) untuk terus memasok senjata dan bantuan militer ke Ukraina dapat merusak proses pembicaraan damai Moskow-Kiev. Saat ini kedua negara memang masih melanjutkan negosiasi.


“Memompa senjata ke Ukraina tidak akan berkontribusi pada keberhasilan pembicaraan Rusia-Ukraina. Tentu saja ini kemungkinan besar akan memiliki dampak negatif,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada awak media, Kamis (7/4/2022).


Sementara itu, pada saat bersamaan, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytry Kuleba meminta negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk menyediakan dan memasok senjata yang dibutuhkan Ukraina untuk melawan Rusia. “Agenda saya sangat sederhana, ia hanya mempunyai tiga pokok di atasnya; senjata, senjata, dan senjata,” kata Kuleba kepada awak media di markas NATO di Brussels, Belgia.


Kuleba berharap tak ada keraguan pada NATO untuk membantu Ukraina memerangi Rusia. “Saya meminta semua sekutu untuk mengesampingkan keraguan mereka, keengganan mereka, untuk menyediakan Ukraina dengan semua yang dibutuhkan,” ucapnya.


Sebelumnya Peskov mengatakan, negosiasi antara negaranya dan Ukraina masih terus berlanjut. Namun dia mengakui, proses pembicaraan masih menghadapi kesulitan dari yang diharapkan. “Proses kerja terus berlanjut, tetapi jauh lebih sulit daripada yang diinginkan. Tentu saja, kami ingin melihat kemajuan yang lebih besar di pihak Ukraina. Masih ada jalan panjang di depan,” kata Peskov kepada awak media pada Rabu (6/4/2022), dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.


Menurut Peskov, setiap kali ada harapan untuk kemajuan dalam negosiasi, beberapa hambatan seketika muncul. Dia mencontohkan “kepalsuan” situasi yang berlangsung di Bucha. Peskov berpendapat, hal itu mampu mengganggu proses pembicaraan.


Saat ini Rusia tengah menghadapi gelombang kecaman baru. Pasukan mereka dituduh menargetkan dan membantai warga sipil di kota-kota sekitar Kiev, terutama Bucha.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: invasi rusiakesepakatan damainegosiasi damaioperasi militer khususperang rusia ukrainapertemuan damaiperundingan damaiperundingan damai rusia ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Politikus Nasdem: Beberapa Penggunaan Delik Agama di KUHP Menimbulkan Masalah

Next Post

Rusia Tuduh Uni Eropa Gunakan Energi Sebagai Alat Pemerasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.