Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Rusia Tuduh Uni Eropa Gunakan Energi Sebagai Alat Pemerasan

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 19:43 WIB
in INTERNASIONAL
0
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan  melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS).  Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Jika otoritas Uni Eropa lebih pintar, mereka akan mempertahankan sektor energi.

 MOSKOW — Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko pada Rabu (6/4/2022) menuduh Uni Eropa (UE) menggunakan sumber daya energi sebagai alat pemerasan terhadap Moskow.


“Sekarang mereka menggunakan energi sebagai alat pemerasan. Jelas bahwa pemerasan seperti itu secara fundamental mempengaruhi kepentingan mereka. Ada satu negara yang senang dengan hal itu, (dan) itu adalah Amerika Serikat. Menggunakan tangan orang lain, mereka memperkuat posisi mereka di pasar energi global,” kata Grushko kepada wartawan di Moskow.


“Kerja sama di sektor gas adalah hal yang unik, telah berkembang dengan negara-negara Eropa Barat selama beberapa dekade, dikeluarkan dari kontradiksi ideologis. Ada perang dingin, ada perang panas, dan NATO dibom Yugoslavia. Tetapi tidak pernah terpikir oleh siapa pun untuk menggunakan kerja sama gas sebagai instrumen tekanan politik atau ekonomi,” kata pejabat Rusia itu.


Jika otoritas Uni Eropa “lebih pintar”, mereka akan tertarik untuk mempertahankan sektor energi dari politik selama mungkin, tekan Grushko.


Dia memperingatkan bahwa permintaan gas akan meningkat, dan memperingatkan bahwa UE bertindak untuk kerugiannya sendiri dengan pernyataan menolak gas Rusia, yang mengarah pada kenaikan harga energi bagi masyarakat Eropa, dan membuat mereka membayar kesalahan para pemimpin politik.


Namun, ada pemerintah tertentu yang mendekati masalah pasokan energi secara pragmatis, dan Rusia akan terus bekerja sama dengan negara-negara tersebut, ujar dia.


Uni Eropa sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut terhadap industri energi Rusia dalam menanggapi situasi di Ukraina, dengan melarang pengiriman sumber daya energi seperti minyak, gas, dan batu bara.


Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kemarahan internasional, dan Uni Eropa, AS, dan Inggris menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.


Setidaknya 1.563 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.213 terluka, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi. Lebih dari 4,27 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB. 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/rusia-tuduh-uni-eropa-gunakan-energi-sebagai-alat-pemerasan-/2557267

Sumber: Republika

Tags: Alexander GrushkoAnadolueropaharga energiinvasi rusiakrisis energioperasi militer khususRusia-UEuni eropaWamenlu Rusia
ShareTweetPin
Previous Post

Rusia: Pasokan Senjata AS ke Ukraina Bisa Rusak Pembicaraan Damai

Next Post

Indonesia Terapkan QR Code Protokol Kesehatan di G20

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Kamis (22/10/2026) - 15:05 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.