Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Puluhan Spesies Ikan Punah di Bengawan Solo Hingga Citarum

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (13/04/2022) - 05:37 WIB
in NASIONAL
0
Ilustrasi nelayan menjala ikan di Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Investigasi kolaborasi sejumlah kelompok pemerhati lingkungan menemukan bahwa puluhan spesies ikan telah punah di sejumlah sungai besar di Pulau Jawa.

Kepunahan ikan terjadi karena habitat sungai rusak akibat tercemar limbah pabrik.

 JAKARTA — Investigasi kolaborasi sejumlah kelompok pemerhati lingkungan menemukan bahwa puluhan spesies ikan telah punah di sejumlah sungai besar di Pulau Jawa. Kepunahan terjadi karena habitat sungai rusak akibat tercemar limbah pabrik.


Organisasi pemerhati lingkungan yang terlibat dalam investigasi ini adalah Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), Forum Komunitas Daerah Aliran Sungai Citarum, Ciujung Institut, dan Ciliwung Institut. Mereka menginventarisasi keanekaragaman jenis ikan dan sumber-sumber pencemaran di Bengawan Solo, Kali Citarum, Ciliwung, Brantas, Ciujung, dan Kali Surabaya dalam rentang waktu Maret – April 2021.


Chief of Field Reseacher National River Ecoton,  Andreas Agus Kristanto mengatakan, hasil investigasi itu menunjukkan bahwa sungai-sungai penting di Pulau Jawa “kondisinya sedang sakit”. Sungai-sungai itu rusak karena dijadikan tempat pembuangan limbah pabrik tekstil dan pabrik kertas.


Alhasil, kata Andreas, kerusakan sungai-sungai itu mengakibatkan kematian ikan secara massal. Di Kali Brantas, misalnya, kini hanya ditemukan 25 spesies ikan dari sebelumnya 60 spesies pada 1990.


“Di Bengawan Solo jumlah spesies ikan yang hilang mencapai 20 jenis, sehingga menyisakan kurang dari 10 spesies. Yang lebih memprihatinkan penurunan jumlah spesies adalah Sungai Citarum,” ungkap Andreas dalam siaran persnya, dikutip Rabu (13/4/2022).


Di Citarum, kata dia, spesies yang telah punah sejak 50 tahun lalu adalah Bagarius lica (keluarga Baung), Chitala lopis (Belida/Papar), dan Lobocheilos lehat (keluarga ikan Lais).


Sedangkan dalam 10 tahun terakhir tercatat tujuh spesies ikan yang punah di Citarum. Tujuh spesies itu adalah Laides hexanema (keluarga Patin Sungai), Helostoma temnickii (Ikan Tambakan/Gurami Pencium), Rhyacichthys aspro, Pseudolais micronemus (keluarga Patin Sungai), Pangasius macronema (keluarga Patin Sungai), Acrochordonichthys ischnosoma, dan Acrochordonichthys rugosus.


Bengawan Solo, kata Andreas, tercatat satu spesies yang punah sejak 50 tahun lalu, yakni Bagarius lica (keluarga Baung). Sedangkan yang punah dalam 10 tahun terakhir adalah Macrochirichthys macrochirus, Pangasius macronemus, Luciosoma setigerum, dan Homalopteroides wassinkii.


Adapun di Ciliwung terdapat enam spesies ikan yang kini amat sulit ditemukan. Keenamnya adalah Pangio kuhli, Betta picta, Tor tambroides, Tor tambra, Neolissochilus soro, dan Lobocheilos falcifer.


Menghalangi Reproduksi


 

Sumber: Republika

Tags: citarumikan bengawan soloikan punahpencemaran sungaispesies ikan punah
ShareTweetPin
Previous Post

Wagub DKI: Pembangunan Sirkuit Formula E Diawasi FEO

Next Post

Bagja: Bawaslu-DPR Bahas PKPU dan Anggaran Pemilu Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Tiga Moge dan Suku Cadang Senilai Rp1,8 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Tiga Moge dan Suku Cadang Senilai Rp1,8 Miliar

Selasa (11/08/2026) - 23:35 WIB
Tunaikan Janji Pascabencana, Menag Letakkan Batu Pertama Pembangunan MIN 5 Pidie Jaya

Tunaikan Janji Pascabencana, Menag Letakkan Batu Pertama Pembangunan MIN 5 Pidie Jaya

Selasa (11/08/2026) - 23:29 WIB
SMA 2 Banda Aceh Tembus Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir Siapkan Karantina

SMA 2 Banda Aceh Tembus Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir Siapkan Karantina

Selasa (11/08/2026) - 16:57 WIB
Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

Selasa (11/08/2026) - 16:53 WIB
Oknum Polisi Terlibat Narkotika Etomidate di Bireuen Dipecat Tidak Hormat

Oknum Polisi Terlibat Narkotika Etomidate di Bireuen Dipecat Tidak Hormat

Selasa (11/08/2026) - 16:50 WIB
Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Jaksa Agung Tekankan Pemulihan Marwah Institusi

Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Jaksa Agung Tekankan Pemulihan Marwah Institusi

Selasa (11/08/2026) - 14:48 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.