Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Presiden Filipina Terpilih Minta Tidak Dinilai dari Kasus Ayahnya

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (11/05/2022) - 17:31 WIB
in INTERNASIONAL
0
Calon presiden, mantan senator Ferdinand Bongbong Marcos Jr., putra mendiang diktator, memberi isyarat saat dia menyapa kerumunan selama kampanye di Quezon City, Filipina pada 13 April 2022.

Jubir mengatakan kemenangan pemilihan Bongbong adalah kemenangan bagi demokrasi.

 MANILA — Ferdinand Marcos Jr. atau dikenal dengan sebutan Bongbong menyatakan kemenangan dalam pemilihan presiden, Rabu (11/5/2022). Dia memastikan akan menghormati terhadap hak asasi manusia, supremasi hukum, dan demokrasi.


“Kepada dunia: Nilailah saya bukan dari leluhur saya, tetapi dari tindakan saya,” kata Juru bicara Bongbong Vic Rodriguez mengutip perkataan Bongbong.


Rodriguez mengatakan, kemenangan pemilihan Bongbong adalah kemenangan bagi demokrasi. Dia berjanji untuk mencari titik temu di seluruh perpecahan politik.


Dalam penghitungan suara tidak resmi dari jajak pendapat, Bongbong mengumpulkan lebih dari 31 juta suara. Pasangan wakil presiden Bongbing, Sara Duterte, tampaknya juga menang telak.


Meski menolak disangkutkan dengan sejarah ayahnya, Ferdinand Emmanuel Edralin Marcos yang berkuasa selama 20 tahun, Bongbong dengan gigih membela warisan ayahnya. Dia pun menolak untuk meminta maaf atas pelanggaran hak asasi manusia besar-besaran dan penjarahan di bawah pemerintahan Marcos.


Bongbong bahkan mengunjungi makam ayahnya di pemakaman pahlawan nasional pada Selasa (10/5/2022). Dia terlihat meletakkan bunga dan, pada satu titik, tampak diliputi emosi.


Bongbong dan putri dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte berkampanye tanpa mengatakan cara mereka akan menyembuhkan luka yang telah membusuk sejak kepresidenan Macron. Mantan gubernur provinsi, anggota kongres, dan senator berusia 64 tahun itu terus merahasiakan isu-isu kunci politik, ekonomi, dan kebijakan luar negeri.


Human Rights Watch yang berbasis di Amerika Serikat meminta Bongbong untuk mengambil tindakan segera untuk memperbaiki kondisi hak asasi manusia di negara itu begitu dia menjabat. Salah satu isu yang perlu menjadi sorotan dengan membantu Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) yang menuntut Duterte dalam program anti-narkoba, kemudian membebaskan pengkritiknya yang telah lama ditahan Senator Leila de Lima, dan memerintahkan militer serta polisi untuk berhenti menargetkan para aktivis dan pembela hak.


Presiden dan wakil presiden yang dipilih secara terpisah itu akan mulai menjabat pada 30 Juni setelah hasilnya dikonfirmasi oleh Kongres. Dengan masa jabatan enam tahun tunggal, mereka siap untuk memimpin negara Asia Tenggara yang sangat membutuhkan pemulihan ekonomi setelah dua tahun wabah dan penguncian Covid-19. Mereka juga akan mewarisi harapan besar akan jalan keluar dari pengentasan kemiskinan, kesenjangan yang menganga, mengakhiri pemberontakan Muslim dan komunis dan perpecahan politik, yang hanya dikobarkan oleh kepresidenan ayah mereka yang bergejolak. 


 

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: ferdinand marcosFerdinand Marcos Jrfilipinaongbongpemilu filioina
ShareTweetPin
Previous Post

Israel tidak Mau Disalahkan Atas Penembakan Jurnalis Aljazirah

Next Post

Tiru Ini, 11 Prinsip Berbisnis Jeffry Preston Bezos Agar Ikut Sukses

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 14:01 WIB
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.