Senin, Juli 27, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
in DAERAH
0
BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya. Foto: Humas BBPOM

Aceh Jaya – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Riyanto, melakukan kunjungan ke sarana produksi CV. Razie Aceh di Kabupaten Aceh Jaya pada Selasa (9/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya BBPOM Aceh dalam mendorong pengembangan produk pangan dan Obat Bahan Alam (OBA) lokal yang aman, bermutu, dan berdaya saing.

Dalam kunjungan tersebut, Riyanto meninjau langsung proses pengolahan berbagai produk berbasis bahan alam lokal yang telah dikembangkan oleh CV. Razie Aceh.

Kabupaten Aceh Jaya diketahui memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, seperti daun kelor, jahe, dan manjakani yang telah diolah menjadi berbagai produk pangan dan Obat Bahan Alam yang memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat.

Produk-produk lokal hasil pengembangan pelaku usaha di Aceh Jaya tersebut kini tidak hanya dipasarkan di wilayah Aceh, tetapi juga telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sejumlah produk telah menarik minat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Aceh sebagai oleh-oleh khas daerah yang bernilai kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Riyanto mengapresiasi komitmen pelaku usaha yang terus berinovasi mengembangkan produk berbasis kearifan lokal dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan mutu produk.

“Aceh memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk pangan dan Obat Bahan Alam yang bernilai tinggi. Kami mendorong pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas, keamanan, dan konsistensi produk sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen serta menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Riyanto.

Ia juga menegaskan bahwa legalitas dan penerapan standar mutu menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Produk yang aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan regulasi akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang. BBPOM Aceh siap memberikan pendampingan dan pembinaan agar pelaku usaha dapat terus tumbuh dan menghadirkan produk terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri pangan dan Obat Bahan Alam di Aceh, BBPOM Aceh terus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga sektor perbankan.

Sinergi tersebut dilakukan untuk memperkuat ekosistem usaha yang mampu mendorong lahirnya produk-produk lokal yang inovatif, aman, dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BBPOM Aceh berharap potensi bahan alam yang dimiliki Aceh dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, pengembangan Obat Bahan Alam juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah serta memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu pusat pengembangan produk herbal dan pangan berbasis sumber daya alam di Indonesia.[]

Tags: acehAceh Jayabbpom acehpanganproduk lokal
ShareTweetPin
Previous Post

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Next Post

Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.