Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Parlemen Jerman Putuskan Kirim Persenjataan Berat ke Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (28/04/2022) - 18:50 WIB
in INTERNASIONAL
0
Tentara Ukraina dari Brigade Terpisah ke-103 dari Pertahanan Teritorial Angkatan Bersenjata, menembakkan senjata mereka, selama latihan, di sebuah lokasi yang dirahasiakan, dekat Lviv, Ukraina barat, Selasa, 29 Maret 2022.

Intensifilasi pengiriman senjata jadi salahbsatu upaya akhiri invasi Rusia.

 BERLIN — Parlemen Jerman, Bundestag menyetujui petisi pengiriman bantuan senjata berat ke Ukraina. Langkah yang diputuskan Kamis (28/4/2022) ini diharapkan dapat membantu Kiev menghadapi gempuran Rusia.


“Selain isolasi ekonomi dan memisahkan Rusia dari pasar internasional, yang paling penting dan efektif dalam menghentikan invasi Rusia adalah mengintensifkan dan mempercepat pengiriman senjata dan sistem rumit yang efektif termasuk persenjataan berat,” tulis petisi tersebut.


Petisi ini didukung tiga partai yang tergabung dalam koalisi berkuasa serta partai-partai oposisi dari kelompok konservatif. Wakil Presiden Bundestag Wolfgang Kubicki mengatakan, sebanyak 586 mendukung petisi ini, 100 menolaknya dan tujuh abstain.


Pada Selasa (26/4/2022), anggota parlemen dari koalisi partai berkuasa Jerman Johannes Vogel mengonfirmasi Berlin akan resmi menyetujui pengiriman sistem antipesawat Gepard ke Ukraina. Surat kabar Sueddeutsche Zeitung melaporkan Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht mengajukan penawaran pengiriman tersebut dalam pertemuan Sekutu di Pangkalan Militer Amerika Serikat (AS) Ramstein di Jerman.


Kanselir Olaf Scholz dikritik dari dalam dan luar negeri sebab pemerintahnya dinilai gagal mengirimkan persenjataan berat ke Ukraina. Ia berjanji mengirimkan senjata anti-tank dan pesawat dari gudang senjata Jerman yang ia gambarkan sebagai “senjata pertahanan.”


Pada awal pekan ini juru bicara Pemerintah Jerman juga mengatakan negaranya akan segera memutuskan apakah mengirimkan 100 kendaraan tempur Marder lama ke Ukraina. Bila pemerintah memutuskan mengirimkannya maka akan menjadi pengiriman senjata pertama Jerman ke Ukraina.


Sumber mengatakan, perusahaan pertahanan Jerman Rheinmetall meminta persetujuan pemerintah untuk mengekspor kendaraan infantri itu ke Ukraina. Kendaraan itu dimaksudkan untuk diletakan di gudang sebelum dikirimkan.


Langkah Rheinmetall memaksa Scholz untuk menegaskan posisinya apakah persenjataan berat dapat dikirimkan langsung dari Jerman ke Ukraina. Sebab kesepakatan Marder memerlukan persetujuan dari dewan keamanan nasional yang dipimpin Scholz.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: bantuan senjatajerman kirim senjata ke ukrainapengiriman bantuan senjata beratsenjata untuk ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Pemkab Aceh Jaya Santuni 1.030 Anak Yatim Piatu Jelang Idul Fitri

Next Post

Pemudik Terminal Pulo Gebang Diprediksi Capai 2.000 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.