Banda Aceh — Perayaan Ramadan dengan puncak Hari Raya Idul Fitri menjadi momen spesial di mana hal ini juga turut mengubah pola perilaku konsumsi masyarakat. Di hari lebaran, lazimnya orang-orang akan menggunakan pakaian terbaik yang ia miliki untuk digunakan di hari tersebut. Sehingga menjelang Idul Fitri, berbelanja pakaian menjadi sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat.
Pasar Aceh yang berlokasi di Jl. Pangeran Diponegoro, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, adalah salah satu sentra perbelanjaan pakaian yang biasa dikunjungi warga Banda Aceh dan sekitarnya.
Yanti, salah satu warga Banda Aceh memilih untuk berbelanja di Pasar Aceh setiap tahunnya karena menurutnya harga jual yang ditawarkan lebih murah dibanding tempat lain juga model pakaian yang variatif.
“Sengaja belanja lebih awal biar tidak terlalu ramai, untuk model bajunya cari yang semi gamis karena nggak terlalu suka pakai gamis,” ujarnya.
Mini dress berbahan crinkle menjadi salah satu tren pakaian yang sedang berkembang saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Kausar, pemilik salah satu toko pakaian wanita di Pasar Aceh Baru.
Menurutnya tren pakaian yang berkembang sekarang tidak terlepas pengaruhnya dari para influencer.
“Apa yang dipakai sama influencer itu biasanya langsung tren,” ucap Kausar.
Biasanya dalam momen Ramadan, pendapatannya meningkat 40-60 persen lebih banyak dari hari biasanya.
Tak jauh berbeda, Hardi yang menjual baju anak-anak sejak 2008 silam mengatakan bahwa di bulan Ramadan omzet penjualannya dapat naik 3 kali lipat dari hari biasanya.
“Karena kita di Aceh beda dengan daerah lain. Kita lebih meriah suasana lebaran. Saya kan orang Medan, di sana biasa-biasa saja. Kalau ada baju baru ya baju baru gitu aja,” ujarnya.
Hardi mengatakan untuk pakaian anak-anak yang sedang tren dan digemari saat ini adalah pakaian dengan style ala Korea Selatan.
“Baju anak-anak biasa sebelum Ramadan sudah mulai ramai orang berbelanja. Karena orang tua kan mengutamakan untuk anak-anaknya, kalau sudah cukup baru untuk diri sendiri,” ucapnya
Namun, di hari puasa ke-5 pada Kamis (7/4/22), Pasar Aceh masih terpantau sepi selayaknya hari-hari biasanya. Baik Kausar maupun Hardi mengatakan bahwa Pasar Aceh akan mulai ramai didatangi pelanggan pada puasa ke-15 sampai menjelang Idul Fitri.
“Ini masih sepi, orang masih malas keluar. Dari 15 Ramadan sampai nanti menjelang lebaran padat ini. Sampai AC-nya tidak terasa lagi,” ucap Hardi. (fby)










