Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Menlu Rusia Tuduh Barat Deklarasikan Perang Hibrida

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (15/05/2022) - 14:29 WIB
in INTERNASIONAL
0
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Lavrov mengungkapkan keterkejutannya melihat betapa mudahnya Barat mengabaikan nilai-nilai fundamental dan malah mengizinkan setiap tindakan bermusuhan terhadap Rusia, termasuk perampokan langsung. Namun, dengan melanggar norma hukum untuk menghukum Rusia, Barat menghancurkan dirinya sendiri dan reputasinya sebagai idola kebebasan dan demokrasi.

Menteri luar negeri itu menyatakan, negara-negara Barat telah menghilangkan kesan mitra yang dapat diandalkan melalui tindakan predator. Dia pun mengkritik upaya untuk merekrut diplomat Rusia di luar negeri, serta pengusiran massal.

Lavrov mengatakan tidak ada preseden seperti itu, bahkan selama Perang Dingin. Dia mengatakan bahwa tidak ada diplomat yang meninggalkan negaranya, meskipun upaya semacam itu dilakukan dari luar negeri, serta di dalam negeri.

Amerika Serikat (AS), menurut Lavrov, berada di balik semua tindakan anti-Rusia tersebut. Uni Eropa kehilangan kemerdekaannya dan menjadi embel-embel NATO, sedangkan AS melemahkan Eropa dan membebaskan pasarnya untuk barang-barang, teknologi, dan produk-produk teknis militer dari AS.

“Uni Eropa kehilangan tanda-tanda kemerdekaan, mengorbankan kualitas hidup orang Eropa dan kepentingan fundamental demi Amerika Serikat dan tatanan dunia unipolar yang dipromosikannya,” kata Lavrov.

AS dinilai menjadi negara yang menyerang wilayah lain yang mampu menjalankan kebijakan independen. Menurut Lavrov, negara yang tidak setuju akan dihukum dan Moskow tidak akan diam saja dan memilih untuk melawan.

Lavrov mengharapkan NATO akan memperluas ambisinya ke kawasan Indo-Pasifik. Garis pertahanan berikutnya yang selama Perang Dingin ditarik di sepanjang tembok Berlin, akan bergeser di suatu tempat di wilayah Laut Cina Selatan. Aspirasi seperti itu dinilai menunjukkan bahwa NATO bukanlah aliansi defensif.

“Gagasan yang dipegang bahwa NATO, sebagai garda depan komunitas demokrasi, harus menggantikan PBB dalam masalah politik dunia, setidaknya menundukkan kebijakan ini untuk dirinya sendiri, dan pengelolaan ekonomi global harus dibawa ke Group of Seven (G7), dimana sewaktu-waktu para ahli statistik yang dibutuhkan Barat pada suatu saat akan diundang dengan senang hati,” ujar Lavrov.

Sumber: Republika

Tags: invasi rusiaperang hibridarusia serang ukrainasanksi rusiasergey lavrov
ShareTweetPin
Previous Post

Payton Gendron, Remaja Penembak di AS Terancam Dipenjara Maksimal Seumur Hidup

Next Post

Gubernur New York Kecam Media Sosial Usai Streaming Penembakan Buffalo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.