Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Melihat Peran Artificial Intelligence dalam Dunia Kesehatan

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (20/04/2022) - 01:13 WIB
in NASIONAL
0
Platform pemantauan kesehatan berbasis AI (ilustrasi).

AI dalam pelayanan kesehatan diharapkan mempercepat pencapaian SDGs 2030.

JAKARTA — Rektor Universitas Yarsi, Fasli Jalal mengatakan, beberapa tahun terakhir perkembangan teknologi mempercepat proses terjadinya inovasi di berbagai lini, termasuk inovasi teknologi di bidang kesehatan. Salah satu platform memiliki banyak peminat perkembangan teknologi kesehatan masa depan adalah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Kecerdasan buatan berfungsi meningkatkan optimalisasi penggunaan alat-alat diagnostik di laboratorium. Membantu konversi wawancara dokter-pasien. Juga sebuah dasar pengembangan peralatan wireless, bermanfaat bagi masyarakat dalam hal promosi kesehatan,” ujar Fasli dalam diskusi ‘Inovasi AI Dalam Pencapaian SDGs Kesehatan’ di Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2022).

Dia menyampaikan, kehadiran AI dalam pelayanan bidang kesehatan diharapkan dalam mempercepat pencapaian SDGs bidang kesehatan pada 2030. Di antaranya, untuk memastikan akses universal terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi, termasuk untuk perencanaan, informasi, dan pendidikan keluarga, dan mengintegrasikan kesehatan reproduksi kedalam strategi dan program nasional.

SDGs, kata Fasli, dirancang melibatkan seluruh aktor pembangunan, pemerintah, civil society organization (CSO), swasta, akademisi, dan sebagainya. Hampir 9 juta suara masyarakat di seluruh dunia juga berkontribusi terhadap tujuan dan target SDGs serta tidak meninggalkan satu orang pun.

“Salah satu kekuatan Indonesia dalam pelaksanaan TPB/SDGs adalah keterlibatan semua pihak mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi serta pelaporannya,” kata Fasli.

Dia juga menerangkan, para pemangku kepentingan utama yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pencapaian SDGs di Indonesia terdiri dari empat platform, yaitu pemerintah dan parlemen, akademisi dan pakar, organisasi kemasyarakatan dan media, filantropi dan pelaku usaha.

Menurut dia, peran akademisi sangat penting untuk memiliki pemahaman lebih baik dan keterlibatan lebih luas mencapai SDGs. Isu SDGs mulai menjadi fokus Universitas Yarsi dengan dibentuknya Pusat SDGs yang tergabung dengan Pusat Kependudukan di bawah bidang dua pada struktur organisasi UY tahun 2021-2026.

“Dosen dan mahasiswa Universitas Yarsi diharapkan terlibat dan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam berbagai skema implementasi SDGs sebagai komitmen terhadap pencapaian SDGs di Indonesia,” jelas dia.

Tujuan dari kegiatan diskusi di atas tak lain untuk meningkatkan wawasan, menambah pengetahuan bagi masyarakat dan warga dalam lingkungan akademis, meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan tri dharma dosen serta mahasiswa dalam rangka upaya percepatan pencapaian SDGs di Indonesia. Pada webinar ini Universitas Yarsi menghadirkan pembicara Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Arifin Rudiyanto; Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Tjandra Yoga Aditama; dan Kepala Pusat e-health Chandra Praseteyo Utomo

SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target merupakan rencana aksi global untuk 15 tahun, mulai sejak tahun 2016 hingga 2030. SDGs hadir guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berlaku bagi seluruh negara sehingga seluruh negara tanpa kecuali negara maju memiliki kewajiban moral untuk mencapai tujuan dan target SDGs.

Sumber: Republika

Tags: artificial intelligence kesehatanmasalah kesehatanpelayanan kesehatanSDGs Kesehatan 2030
ShareTweetPin
Previous Post

Sejumlah Praktisi Luncurkan Aplikasi Jago Hukum

Next Post

Serikat Pengusaha di Jerman Sepakat Tolak Boikot Eropa Soal Gas Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.