Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Macron tidak Ingin Prancis Bersekutu dengan Populis dan Xenofobia

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (12/04/2022) - 07:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan dia tidak menginginkan Prancis memiliki populis internasional dan xenofobia sebagai satu-satunya sekutunya.

Presiden mengatakan dia ingin Prancis menjadi bagian dari Eropa yang kuat

PARIS — Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan dia tidak menginginkan Prancis memiliki populis internasional dan xenofobia sebagai satu-satunya sekutunya. Macron membuat pernyataan di sebuah acara di Paris setelah pengumuman exit poll.

Berterima kasih kepada Walikota Paris Anne Hidalgo, kandidat presiden Partai Sosialis (PS) Prancis, Valerie Pecresse, kandidat Partai Republik kanan-tengah, dan kandidat presiden Partai Komunis Prancis Fabien Roussel atas dukungan mereka di putaran pertama, dia berkata: “Jangan menipu diri kita sendiri. Tidak ada yang diselesaikan dan perdebatan yang akan kita lakukan dalam beberapa hari mendatang sangat menentukan bagi negara kita dan Eropa kita.”

“Saya tidak ingin Prancis yang, setelah meninggalkan Eropa, hanya memiliki sekutu populis dan xenofobia internasional,” katanya, merujuk pada kandidat sayap kanan Marine Le Pen, yang menempati posisi kedua dalam jajak pendapat.

“Itu bukan kami. Saya ingin Prancis setia pada humanisme, pada semangat pencerahan,” tambahnya.

Macron juga menekankan bahwa Prancis harus mandiri di bidang ekonomi, iklim, dan pertanian.

Prancis menuju ke tempat pemungutan suara hari Ahad (10/4/2022) di putaran pertama pemilihan presiden baru. Menurut jajak pendapat keluar IPSOS untuk berita France24, Macron memperoleh 28,1 persen suara melawan 23,3 persen yang didapatkan Le Pen.

Perkiraan perusahaan jajak pendapat Elabe untuk BFMTV dan l’Express menunjukkan Macron menang 28,5 persen dan Le Pen pada 24,2 persen. Baik Macron dan Le Pen bernasib lebih baik daripada kinerja mereka pada tahun 2017, ketika Macron memperoleh 24,01 persen suara,  mengalahkan 21,30 persen dari Le Pen. Macron dan Le Pen akan bersaing di putaran kedua yang akan digelar pada 24 April.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/macron-tidak-ingin-prancis-bersekutu-dengan-populis-xenofobia/2560372

Sumber: Republika

Tags: AnadoluEmmanuel Macronmacronpemilu prancispilpres prancisPresiden Prancis
ShareTweetPin
Previous Post

Bahasa Indonesia, Salah Satu Bahasa Negara yang Berkembang Pesat di Dunia

Next Post

Bahasa Melayu Jadi Bahasa Utama ASEAN? Ini Komentar Kepala Bahasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.