Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Luhut Tuding Faisal Basri tidak Cermat Baca Data Hilirisasi

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (15/08/2023) - 05:52 WIB
in NASIONAL
0
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

#image_title

 JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membantah tudingan yang menyebut bahwa hilirisasi industri hanya menguntungkan bagi China. Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan oleh ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri.


“Gak betul kan sudah ada baca tulisan itu ya itu aja baca, kan ada angkanya di sana,” kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip pada Selasa (15/8/2023).


Luhut menyampaikan, data yang diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa negara mendapatkan keuntungan berkali lipat dari hilirisasi industri tersebut berasal dari kementeriannya. “Bukan sependapat (dengan Jokowi), kan kita yang feeding Pak Jokowi, jadi data itu. Dan Pak Jokowi gak mungkin kita beri data yang tidak benar,” ucapnya.


Menurutn Luhut, komentar yang disampaikan Faisal tersebut justru tak berdasarkan penghitungan data secara cermat. “Yang diberi tahu itu hanya iron steel yang 415 atau berapa itu, dia lupa sudah kita anu matte sudah ada terus kemudian hpal juga ada, banyak sekali produk lain yang tidak diketahui dia, sehingga data itu saja yang keluarkan itu,” jelas Luhut.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah pernyataan ekonom senior Indef Faisal Basri yang menyebut hilirisasi yang dilakukannya tak menguntungkan industri di dalam negeri. Jokowi menegaskan, hilirisasi industri justru memberikan keuntungan besar bagi negara.


“Ngitungnya gimana. Kalau itungan kita contoh saya berikan contoh nikel. Saat diekspor mentahan, bahan mentah setahun kira-kira hanya Rp 17 triliun, setelah masuk ke industrial downstreaming, ke hilirisasi menjadi Rp 510 triliun,” ujar Jokowi di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Kamis (10/8/2023).


Dia menjelaskan, pendapatan yang dihasilkan negara dari hasil pajak hilirisasi industri pun menjadi lebih tinggi. Selain itu, negara juga memperoleh pendapatan dari PPN, PPH badan, PPh karyawan, PPH perusahaan royalti bea ekspor, dan lain-lain.


“Bayangkan saja kita negara itu hanya mengambil pajak, mengambil pajak dari Rp 17 triliun sama mengambil pajak dari Rp 510 T lebih gede mana? Karena dari situ, dari hilirisasi kita bisa mendapatkan PPN, PPH badan, PPH karyawan, PPH perusahaan royalti bea ekspor, penerimaan negara bukan pajak semuanya ada di situ. Coba dihitung saja dari Rp 17 triliun sama Rp 510 triliun gede mana?” jelasnya.


Jokowi menegaskan, kontribusi hilirisasi industri terhadap produk domestik bruto (PDB) justru lebih besar. Pasalnya, ada nilai tambah yang dihasilkan dari hilirisasi bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.


 

Sumber: Republika

Tags: faisal basrifaisal basri kritik hilirisasihilirisasi untungkan cinaLuhut Binsar Pandjaitanluhut versus faisal basripresiden jokowi
ShareTweetPin
Previous Post

Dewan Adat Desak Kapolri Copot Kapolresta Sorong Akibat Ketikan 'Manusia Purba'

Next Post

BRICS Berencana Singkirkan Dolar AS dalam Transaksi Dagang Antar-Anggota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.