Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Laporan Pengadilan Ungkap Ribuan Orang di Kolombia Dibunuh atau Hilang pada 1984-2016

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (23/04/2022) - 10:13 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang pria memakai bendera Kolombia di punggungnya saat ia berdiri di jendela di Salvador. (ilustrasi)

Jumlah korban tersebut bagian dari kampanye militer melawan partai sayap kiri.

 BOGOTA — Sekitar 5.733 orang dibunuh atau hilang di Kolombia antara 1984 hingga 2016. Menurut laporan pengadilan pada Jumat (22/4/2022), jumlah korban tersebut sebagai bagian dari kampanye melawan partai sayap kiri Patriotic Union (UP) yang dilakukan oleh kelompok paramiliter dengan dukungan militer.


Menurut Yurisdiksi Khusus untuk Perdamaian (JEP), sekitar 4.616 korban dibunuh, sementara 1.117 dihilangkan secara paksa selama lebih dari tiga dekade. Meski begitu, tidak semua dari mereka yang terkena dampak terkait dengan UP.


JEP mengatakan, 538 orang dari jumlah total yang terbunuh atau hilang dalam tindakan yang dilakukan terhadap kelompok tersebut bukanlah anggota UP. UP adalah upaya pertama oleh kelompok milisi yang sekarang telah didemobilisasi, Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) untuk membentuk sebuah partai politik.


Serangan itu sering dilakukan oleh orang-orang bersenjata paramiliter sayap kanan, meskipun ada juga bukti keterlibatan agen negara. Pengadilan mengidentifikasi bukti keikutsertaan agen negara milik badan intelijen sipil dan militer.


“Berkolusi dengan kelompok paramiliter dan pembunuh bayaran terorganisir yang melakukan kejahatan terhadap UP,” kata JEP.


Penyelidikan itu dipuji oleh kelompok advokasi Human Rights Watch (HRW) yang menyerukan keadilan bagi para korban. “Kasus besar dari JEP ini harus membantu menjamin keadilan bagi para korban dan memperjelas hubungan antara paramiliter dan agen negara Kolombia yang telah menikmati impunitas selama beberapa dekade,” ujar penyelidik senior HRW untuk Amerika Juan Pappier.


JEP dibuat berdasarkan kesepakatan damai pada 2016 antara pemberontak FARC dan pemerintah. Badan ini dimaksudkan untuk mengadili mantan kombatan, membagikan hukuman alternatif dengan imbalan pengungkapan penuh.


JEP sebelumnya menemukan setidaknya 6.402 orang menjadi korban dari pembunuhan positif palsu antara tahun 2002 hingga 2008. Ketika itu tentara membunuh warga sipil dan mencatat mereka sebagai milisi yang tewas dalam pertempuran. Tindakan ini dilakukan agar anggota militer mendapatkan promosi dan penghargaan lainnya.

Sumber: Republika

Tags: hrwhuman right watchpartai sayap kiri kolombiapatriotic unionpengadilan kolombia
ShareTweetPin
Previous Post

Anies Berharap JakCloth x Hijabmarket 2022 Percepat Kebangkitan UMKM

Next Post

Kritikus Kremlin Dipenjara Usai Menentang Perang Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Jumat (05/06/2026) - 16:51 WIB
SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

Jumat (05/06/2026) - 16:18 WIB
Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Jumat (05/06/2026) - 16:15 WIB
Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.