Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Kritikus Kremlin Dipenjara Usai Menentang Perang Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (23/04/2022) - 10:13 WIB
in INTERNASIONAL
0
Kendaraan militer Rusia bergerak di jalan raya di daerah yang dikuasai oleh pasukan separatis dukungan Rusia di dekat Mariupol, Ukraina, 18 April 2022. Mariupol, pelabuhan strategis di Laut Azov, telah dikepung oleh pasukan Rusia dan pasukan separatis di Ukraina timur selama lebih dari enam minggu.

Penyebar hoaks versi Rusia bisa dihukum hingga 15 tahun penjara.

MOSKOW — Pihak berwenang Rusia telah membuka kasus pidana terhadap seorang aktivis oposisi terkemuka Vladimir Kara-Murza Jr dan menahannya dalam penahanan pra-sidang pada Jumat (22/4/2022). Dia  diduga menyebarkan informasi palsu tentang angkatan bersenjata Rusia.

Sebuah pengadilan di Moskow memerintahkan Kara-Murza ditahan hingga 12 Juni. Pengacaranya Vadim Prokhorov mengatakan, informasi palsu yang dituduhkan kepada Kara-Murza mengutip pidato 15 Maret di Dewan Perwakilan Rakyat Arizona yang mengecam perang di Ukraina.

Media Rusia melaporkan bahwa tuduhan serupa sedang diajukan terhadap eksekutif teknologi dan mantan penerbit situs berita independen terkemuka Rusia Meduza, Ilya Krasilshchik. Tindakan terhadap dua kritikus Kremlin ini adalah bagian dari tindakan keras secara meluas terhadap individu yang berbicara menentang perang Rusia di Ukraina.

Rusia mengadopsi undang-undang yang mengkriminalisasi penyebaran informasi palsu tentang militernya tak lama setelah pasukannya masuk ke Ukraina pada akhir Februari. Pelanggaran tersebut dapat dihukum hingga 15 tahun penjara. Para pembela hak asasi manusia sejauh ini telah menghitung 32 kasus yang menargetkan kritikus invasi.

Kara-Murza adalah seorang jurnalis dan mantan rekan mendiang pemimpin oposisi Rusia Boris Nemtsov yang dibunuh pada 2015 serta Mikhail Khodorkovsky yang menjadi oligarki yang dipenjara selama bertahun-tahun di Rusia. Sedangkan Kara-Murza sendiri dirawat di rumah sakit karena gejala keracunan dua kali, pada 2015 dan 2017.

Aktivis hak asasi manusia veteran Rusia Lev Ponomaryov mengatakan dalam sebuah pernyataan daring bahwa sementara meninggalkan negara itu. Mantan anggota parlemen Duma Negara yang membantu mendirikan organisasi hak asasi manusia tertua di Rusia pada 1980-an, telah menjadi penentang vokal serangan Rusia terhadap Ukraina, dan memprakarsai berbagai petisi publik untuk menentangnya.

Ponomaryov mengaku membiarkan dirinya berlibur untuk menjaga kesehatannya dan  memikirkan situasi sulit. “Merencanakan kegiatan (kampanye) lebih lanjut, yang tidak dapat kita berhenti dengan cara apa pun,” katanya.

Kementerian Kehakiman Rusia menambahkan Kara-Murza dan beberapa kritikus Kremlin terkemuka lainnya ke daftar agen asing. Penunjukan itu menyiratkan pengawasan pemerintah tambahan dan membawa konotasi yang dapat mendiskreditkan mereka yang ada dalam daftar.

Penambahan baru ke dalam daftar itu termasuk sekutu utama pemimpin oposisi yang dipenjara Alexei Navalny, Leonid Volkov, dan mantan pemimpin redaksi stasiun radio kritis tertua Rusia //Ekho Moskvy//, Alexei Venediktov. Stasiun itu dihapus dari siaran tak lama setelah Rusia menyerbu Ukraina, dilansir dari AP, Sabtu (23/4/2022).

Sumber: Republika

Tags: kritikus rusiapenentang perang ukrainaperang ukrainarusia invasi ukrainarusia serang ukrainaVladimir Kara-Murza Jr
ShareTweetPin
Previous Post

Laporan Pengadilan Ungkap Ribuan Orang di Kolombia Dibunuh atau Hilang pada 1984-2016

Next Post

Santunan Dhuafa dan Anak Yatim Tandai Puncak Festival Ramadhan Sekolah BM 400

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Senin (20/07/2026) - 15:46 WIB
Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Minggu (19/07/2026) - 18:25 WIB
Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Minggu (19/07/2026) - 18:18 WIB
BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu (19/07/2026) - 17:44 WIB
PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

Sabtu (18/07/2026) - 22:41 WIB
KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

Sabtu (18/07/2026) - 20:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.