Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan di Hawaii Jadi yang Terburuk di AS dalam 100 Tahun

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (13/08/2023) - 16:09 WIB
in INTERNASIONAL
0
Kebakaran tersebut kini ditandai sebagai yang paling mematikan di AS dalam 100 tahun terakhir.

#image_title

HAWAII – Korban tewas akibat kebakaran hutan di pulau Maui, Hawaii, Amerika Serikat (AS), telah mencapai sedikitnya 89 orang, Sabtu (12/8/2023). Kebakaran tersebut kini ditandai sebagai yang paling mematikan di AS dalam 100 tahun terakhir.

“(Jumlah korban) ini akan meningkat,” ujar Gubernur Hawaii Josh Green saat dia mengunjungi Front Street, salah satu daerah yang cukup parah terdampak kebakaran, dikutip laman Deutsche Welle.

Dia mengungkapkan, kebakaran hutan Maui telah menjadi bencana terburuk yang pernah dihadapi Hawaii. “Kami hanya bisa menunggu dan mendukung mereka yang masih hidup. Fokus kami sekarang adalah menyatukan kembali orang-orang ketika kami bisa dan memberi mereka perumahan serta perawatan kesehatan, dan kemudian beralih ke pembangunan kembali,” ucapnya.

Kepala Polisi Maui John Pelletier mengatakan, dua dari 89 korban tewas telah diidentifikasi sejauh ini. Dia mengungkapkan proses identifikasi korban tewas sangat sulit. “Sebab kami mengambil sisa-sisa jenazah dan (kondisi) mereka hancur lebur,” ucapnya, dikutip laman TRT World.

“Saat kami menemukan keluarga dan teman kami, jenazah yang kami temukan adalah melalui api yang melelehkan logam. Kami harus melakukan DNA cepat untuk mengidentifikasi mereka. Semua dari 89 ini adalah John dan Jane Does,” tambah Pelletier.

Dia menambahkan, kru dengan anjing pelacak jenazah hanya mencakup tiga persen dari area pencarian. “Kami memiliki area yang harus kami tampung setidaknya 5 mil persegi (sekitar 13 kilometer persegi) dan penuh dengan orang yang kami cintai,” katanya.

Menurut pejabat Maui, saat ini sekitar 4.500 orang membutuhkan tempat berlindung setelah mengungsi akibat kebakaran. Angka itu mereka peroleh dari Federal Emergency Management Agency (FEMA) dan Pacific Disaster Center. Kebakaran hutan di Maui telah merusak dan menghancurkan lebih dari 2.200 bangunan. Sementara luas lahan yang terbakar telah melebihi 850 hektare. FEMA mengungkapkan biaya untuk membangun kembali kota bersejarah Lahaina diperkirakan mencapai 5,5 miliar dolar AS.

Sejauh ini faktor pemicu kebakaran belum diketahui. Menurut warga Maui, mereka tidak memperoleh peringatan tentang terjadinya kebakaran hutan di pulau tersebut. Sirene yang ditempatkan di sekitar pulau, yang dimaksudkan memberi peringatan bencana alam, tak berbunyi. Hal itu membuat warga di sana marah.

Peringatan dikirim melalui ponsel, TV, dan stasiun radio. Namun jangkauannya terbatas karena pemadaman listrik dan seluler. “Tahukah Anda ketika kami menemukan ada kebakaran? Ketika api berada di seberang jalan dari kami,” kata Vilma Reed (63 tahun), salah satu warga Maui.

“Gunung di belakang kami terbakar dan tidak ada yang memberi tahu kami. Saya berpacu dengan api untuk menyelamatkan keluarga saya,” tambah Reed.

Setidaknya dua kebakaran lain telah terjadi di Maui, yakni di daerah Kihei Maui selatan dan di pegunungan. Warga yang tinggal di sana dikenal sebagai komunitas pedalaman dengan nama Upcountry. Sejauh ini belum ada laporan tentang korban jiwa di daerah tersebut.

Jaksa Agung Hawaii Anne Lopez telah meluncurkan tinjauan komprehensif terhadap pengambilan keputusan kritis dan kebijakan tetap yang mengarah ke, selama, serta setelah kebakaran hutan.

Sumber: Republika

Tags: dokter perawat korban kebakaran hawaiihawaiikebakaran di hawaiikebakaran hutan hawaiikebakaran paling mematikan di askebakaran paling mematikan di hawaiikondisi korban kebakaran hawaiikorban kebakaran hawaii
ShareTweetPin
Previous Post

Koalisi Partai Pemerintah Raih Kemenangan di Pemilu Negara Bagian Malaysia

Next Post

Bersamaan HUT Prodi, 108 Mahasiswa Teknik Informatika FT Unkris Lolos Sidang Skripsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.