Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Jerman Tolak Kirim Rudal Jelajah ke Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (05/08/2023) - 05:55 WIB
in INTERNASIONAL
0
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menegaskan kembali penolakannya untuk mengirimkan rudal jelajah Taurus ke Ukraina.

#image_title

BERLIN – Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menegaskan kembali penolakannya untuk mengirimkan rudal jelajah Taurus ke Ukraina.

“Kami masih memandang ini bukan prioritas utama kami saat ini,” kata kantor berita Jerman DPA, mengutip Pistorius saat mengunjungi kota Bad Reichenhall di Jerman selatan.

“Kami bukan satu-satunya (negara) yang tidak mengirimkan (rudal jelajah). Sekutu kami, Amerika Serikat, juga tidak memasok rudal jelajah ini. Rudal milik kami memiliki jangkauan khusus,” sambungnya.

Ukraina mendesak Jerman agar mengirimkan rudal jelajah Taurus agar bisa menyerang angkatan bersenjata Rusia jauh di gari belakangnya. Namun, pemerintah Jerman enggan memenuhi permintaan tersebut karena rudal jenis itu bisa mencapai wilayah Rusia.

Kendati begitu, Pistorius tidak menutup kemungkinan Jerman akan mengirimkan senjata yang dibutuhkan Ukraina itu suatu saat  nanti, tetapi tidak untuk saat ini. Jerman adalah negara yang paling banyak membantu Ukraina dalam aspek pertahanan udara, dukungan pelatihan, dan kendaraan lapis baja, kata Pistorius.

“Ini prioritas utama kami, kompetensi inti kami. Karena itu, kami saat ini memandang tak ada kebutuhan mendesak untuk memenuhi permintaan lain,” tambahnya.

Meski Pistorius menolak, sejumlah mitra koalisi pemerintahan  Jerman memiliki pandangan lain. Marcus Faber yang merupakan pakar pertahanan dan anggota parlemen dari Partai Demokrat Bebas (FDP) yang berkoalisi dengan pemerintah, baru-baru ini menyeru Jerman mengirimkan rudal jenis itu ke Ukraina.

Menurut Faber, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengirimkan rudal jelajah karena lambannya serangan balasan Ukraina. Dia menilai rudal Taurus  bisa membantu mengganggu rantai logistik tentara Rusia yang kemudian bisa mengganggu pasokan amunisinya.

Bulan lalu, Jerman mengumumkan rencana memasok Ukraina senjata dan amunisi yang lebih banyak sampai senilai hampir 700 juta euro (Rp10 triliun). Paket bantuan itu mencakup dua peluncur rudal Patriot dari arsenal militer Jerman, dan 70 kendaraan tempur lapis baja, termasuk 40 kendaraan tempur infanteri Marder. Peluru artileri dan pengintaian serta aset pertahanan drone juga akan disediakan.

Total, ada 31 item barang yang akan dikirimkan, yang beberapa di antaranya diambil dari inventaris militer Jerman. Pemerintah Jerman tahun lalu juga menyetujui ekspor senjata senilai total 2,2 miliar euro (Rp36,6 triliun) ke Ukraina.

Pada paruh pertama tahun ini, ekspor Jerman ke Ukraina bernilai 1,65 miliar euro (Rp27,45 triliun). Sejak Mei 2022, sudah  lebih dari 3.500 tentara Ukraina dilatih mengoperasikan berbagai sistem senjata di Jerman.

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: jerman tolak kirim rudal jelajahjerman tolak kirim rudal jelajah ke ukrainarudal jelajahrudal jelajah jermanrudal ukrainaupdate perang rusia ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

1.235 Siswa Ikuti Ajang Kompetisi Sains Madrasah Provinsi Aceh

Next Post

DPRA Minta Pemerintah Pusat Tak Ingkar Janji Renovasi Venue PON XXI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Jumat (23/10/2026) - 20:47 WIB
Kapolri: Sindikat Narkotika Internasional Kini Sasar Indonesia sebagai Lokasi Produksi

Kapolri: Sindikat Narkotika Internasional Kini Sasar Indonesia sebagai Lokasi Produksi

Jumat (23/10/2026) - 20:40 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Lab Narkoba di Pidie Dibongkar, 11 Orang Diamankan dalam Operasi Gabungan

Jumat (23/10/2026) - 20:34 WIB
Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Jumat (23/10/2026) - 20:31 WIB
BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

Jumat (23/10/2026) - 17:05 WIB
KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

Jumat (23/10/2026) - 17:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.