Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Jelang Ramadan, Harga Gas Melon Subsidi Masih Diatas HET

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (20/03/2023) - 10:41 WIB
in DAERAH
0
Jelang Ramadan, Harga Gas Melon Subsidi Masih Diatas HET

BANDA ACEH – Jelang Ramadan Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) wilayah Aceh, masih menemui harga LPG 3 kg dijual di atas harga enceran tertinggi (HET) capai Rp 40 ribu.

Hal itu diketahui, saat Hiswana Migas mengecek beberapa gas yang digunakan oleh pedagang kaki lima di kawasan Tugu Darussalam. Ia meminta pemerintah di Aceh untuk menertibkan pengecer ilegal.

“Sejumlah pedanggang kuliner di kawasan Darussalam mengeluh, Harga LPG 3 Kg mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu, jauh dari harga yang di tetapkan pemerintah yaitu Rp 18 ribu,” kata Nahrawi, Senin (20/3/2023).

Menurutnya, pedanggang mengeluh sulitnya mendapatkan LPG 3 kg di pangkalan, karena kuota terbatas, dan mereka lebih mudah mendapatkan di kios kios pengecer, namun harganya mencapai dua kali lipat dari harga pangkalan.

“ ini sangat aneh, dari mana LPG 3 kg yang di jual di kios kios, yang seharusnya lpg tiga kilogram hanya di jual di pangkalan, sebut nahrawi.

Nahrawi mendesak intansi terkait untuk memperketat pengawasan peredaran LPG 3 kg di Aceh, sehingga LPG yang di peruntukkan untuk masyarakat miskin tersebut benar-benar tepat sasaran.

Apalagi, kata dia, beberapa hari lagi akan memasuki bulan suci ramdhan, tinggkat kebutuhan LPG akan lebih banyak.

“jika tidak di perketat pengawasan penjualan LPG 3 kg ini, saya kwatir bulan ramadhan usaha mikro khusunya para pedanggan kuliner akan semakin sulit mendapatkan LPG melon tersebut,” ungkapnya.

Sulitnya mendapatkan LPG 3 kg di akui Siti Nasuha, penjual nasi di kawasan lapangan tugu Darussalam, menurutnya, untuk jualan mereka membutuhkan dua hingga tiga tabung perhari, tapi yang mereka dapatkan di pangkalan hanya satu tabung dalam satu minggu,

“yang kita dapatkan dipangkalan hanya satu dalam seminggu, sementara kita perhari butuh LPG 3 kg sebanyak tiga tabung, terpaksa harus kita beli di kios kios pengecer yang harganya capai Rp 38.000.”keluhnya.

Selain itu menurut Siti, mengantri di pangkalan kadang sering mengecewakan, karena setelah sekian lama menunggu, LPG juga tidak bisa kita dapatkan karena sudah habis.

Hal senada juga di sebutkan , Fatimah, penjual gorengan di kawasan Darussalam,
Menurutunya, LPG 3 kg di pangkalan rutin masuk setiap minggu, tapi karena jumlah terbatas, mereka kadang hanya bisa mendapatkan LPG satu tabung, malah pernah tidak mendapatkan meski telah mengantri lama,

“Kami tidak tau mau mengadu kemana, kami jualan untungnya hanya sedikit, kalau kami gunakan LPG yang 12 kilogram akan merugi kami, karena harganya sangat mahal,” ujarnya.

Selain Siti Nasuha dan Fatimah, seorang penjual bakso goreng, Nurhafni meminta pemerintah Aceh untuk memberi Alokasi LPG 3 kg secara khusus bagi mereka usaha kuliner. Sehingga mereka akan tetap bisa jualan.

“Jika LPG 3 kg di jual Rp 25.000 pertabung terasa sudah cukup baik bagi kami, dari pada sekarang harus membeli capai Rp 40.000 pertabung, sangat tidak wajar bila dibandingkan harga yang di tetapkan pemerintah hanya Rp 18.000 pertabung,” ungkapnya.

Nurhafni berharap, pemerintah bisa memantau kembali penjualan LPG, karena sangat memberatkan bagi mereka jika setiap hari harus mengeluarkan modal terlalu banyak untuk membeli LPG 3 kg.

“Di pangkalan LPG tidak cukup, tapi di kios kios banyak, dan dijual dengan harga tinggi, ini dari mana,” kata dia.[]

Tags: Gas Subsidihiswana migaslpg 3 kgpertamina
ShareTweetPin
Previous Post

Ini Rekomendasi Hasil Rapimda 1 PDPM Medan 

Next Post

Dua Orang Pelaku Jarimah Ikhtilat Dicambuk 22 Kali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.