Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Houthi Berhenti Gunakan Anak-Anak Sebagai Pasukan

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 09:17 WIB
in INTERNASIONAL
0
Dalam arsip foto 30 Juli 2018 ini, seorang anak laki-laki berusia 17 tahun memegang senjatanya di bendungan tinggi di Marib, Yaman. Pemberontak Houthi telah setuju untuk membebaskan barisan tentara anak-anak mereka, yang telah bertempur oleh ribuan orang selama tujuh tahun perang saudara di negara itu, kata PBB Senin, 18 April 2022.

PBB mengatakan hampir 3.500 anak diverifikasi telah direkrut dalam perang Yaman

 NEW YORK — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, kelompok Houthi Yaman telah setuju untuk membebaskan barisan pasukan yang terdiri dari anak-anak, Senin (18/4/2022). Ribuan pasukan anak-anak ini telah ikut bertempur selama tujuh tahun perang saudara di negara itu.


Houthi menandatangani rencana aksi untuk mengakhiri dan mencegah perekrutan atau penggunaan anak-anak dalam konflik bersenjata. Kelompok ini pun sepakat tidak akan membunuh atau melukai anak-anak serta menyerang sekolah dan rumah sakit dalam waktu enam bulan.


Salah satu diplomat senior Houthi, Abdul Eluh Hajar, menandatangani perjanjian tersebut. Perwakilan dari badan anak-anak PBB dengan pejabat Houthi mengumumkan secara secara resmi dengan menandai perjanjian di ibukota Yaman, Sanaa. Houthi menyebut tindakan ini sebagai rencana untuk melindungi anak-anak.


PBB menyatakan, kesepakatan terbaru dengan Houthi ini merupakan langkah lanjutan yang sebelumnya telah terjadi dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional yang beroperasi di pengasingan. PBB dan pemerintah Yaman membuat komitmen serupa dalam beberapa dokumen yang ditandatangani sejak 2014.


Pejabat tinggi PBB yang mengawasi anak-anak di zona perang Virginia Gamba menyebut langkah Houthi sebagai langkah positif dan menggembirakan. Namun, dia mencatat bahwa bagian tersulit dari perjalanan baru saja dimulai.


“Rencana aksi harus dilaksanakan sepenuhnya dan mengarah pada tindakan nyata untuk peningkatan perlindungan anak-anak di Yaman,” ujar Gamba yang menandatangani perjanjian itu sebagai saksi komitmen Houthi.


PBB mengatakan hampir 3.500 anak telah diverifikasi telah direkrut dan dikerahkan dalam perang saudara Yaman. Namun, seorang pejabat senior militer Houthi mengatakan pada 2018, kelompok itu telah melantik 18.000 tentara anak ke dalam tentaranya pada saat itu.


Mantan tentara anak mengatakan anak laki-laki berusia 10 tahun telah direkrut pada saat itu. Namun, juru bicara militer Houthi membantah perekrutan sistematis anak di bawah 18 tahun dan ada perintah untuk menolak anak-anak yang mencoba bergabung.


Lebih dari 10.200 anak tewas atau cacat dalam perang. Hingga saat ini belum ada laporan resmi jumlah anak yang mungkin menjadi kombatan.


Perang saudara Yaman meletus pada 2014 ketika Houthi yang didukung Iran merebut Sanaa dan memaksa pemerintah Yaman ke pengasingan. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi, termasuk Uni Emirat Arab, memasuki perang pada awal 2015 untuk mencoba mengembalikan pemerintah ke tampuk kekuasaan.


Pemantau perang memperkirakan konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 14.500 warga sipil dan 150.000 orang jika kombatan disertakan. Pertempuran itu juga menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia. 


 

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: erang yamanhouthipasukan anak anakpasukan anak-anak houthiperang saudaraperang saudara yamantentara anakyaman
ShareTweetPin
Previous Post

Panggil Kuasa Usaha Israel, Yordania Protes Kekerasan di Al-Aqsa

Next Post

Pemprov DKI Tinjau Potensi Penambahan Kuota Mudik Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.