Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Hari Ini, Kasus Covid Bertambah 335 Kasus

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/05/2022) - 18:46 WIB
in NASIONAL
0
Warga berjalani di dekat mural Covid-19 di kawasan Cikoko, Cawang, Jakarta, Rabu (11/5/2022).Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan Indonesia sudah mulai melakukan transisi dari pandemi menuju fase endemi dengan pertimbangan angka kasus Covid-19 berada dibawah 1.000 selama 25 hari terakhir, keterisian tempat tidur rumah sakit berada di angka 2 persen dan menurunnya angka kematian. Republika/Putra M. Akbar

Angka kesembuhan kasus Covid-19 mengalami tren meningkat dengan bertambah 254 orang

 JAKARTA — Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 335 kasus pada Jumat (13/5/2022). Penambahan kasus positif ini didapatkan dari hasil tes 146.479 spesimen. Total, akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia sejak awal pandemi yakni 6.050.211 kasus.


Kabar baiknya, untuk angka kesembuhan kasus Covid-19 mengalami tren peningkatan dengan bertambah 254 orang. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan tingkat kesembuhan tertinggi yakni 92 orang.


Kemudian, disusul DKI Jakarta, sebanyak 45 orang dan Jawa Barat sebanyak 26 orang. Sehingga total kesembuhan pasien Covid-19 sampai hari ini sebanyak 5.888.825 orang.


Meskipun kesembuhan meningkat, Satgas masih mencatat 10 kematian karena Covid-19. Sehingga total kematian karena Covid-19 menjadi 156.448 orang.


Untuk kasus aktif bertambah 71 menjadi 4.938 kasus. Kasus aktif istilah bagi pasien yang masih menjalani perawatan isolasi baik di rumah sakit ataupun tempat isolasi terpusat. Hingga kini, pemerintah juga masih memantau 4.644 suspek Covid-19.


Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pergerakan kasus Covid-19 tetap terus dipantau hingga angkanya mencapai serendah mungkin. Oleh karena itu, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tetap diberlakukan.


“Kita perlu monitor bahwa kasus ini harus ditekan serendah mungkin pada level transmisi 1, PPKM akan tetap digunakan sebagai alat monitoring kewaspadaaan kita sampai kita betul-betul pada fase endemi,” ujarnya, Jumat.


Karena, dengan terus memonitor kasus, pemerintah bisa memastikan respon daerah sesuai dengan kondisi dan bisa deteksi juga dengan cepat berdasarkan indikator PPKM. Dikonfirmasi periha roadmap atau peta jalan transisi dari pandemi COVID-19 menuju endemi, menurutnya saat ini masih disepakati oleh para ahlinya.


“Masih disepakati oleh para ahli ya terkait hal ini,” kata Nadia.


Adapun, para ahli yang dimaksud yaitu epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono, Iwan Ariawan, dan Muhammad N Farid, serta epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Windhu Purnomo.


Dikonfirmasi terpisah, Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, Indonesia sudah memperlihatkan memasuki fase transisi menuju akhir pandemi.


“Sebelum ke arah akhir pandemi memang dibutuhkan fase transisi dan Indonesia sudah masuk itu,” ujar Dicky.


Saat ini, lanjut Dicky, Indonesia sudah masuk fase deselerasi. Ini adalah kondisi ketika terjadi penurunan kasus disertai dengan perbaikan modal imunitas lewat imunisasi dan respons lainnya.


Namin ia mengingatkan meski Indonesia sudah masuk ke awal fase transisi bukan berarti bebas dari ancaman COVID-19. Karena, masih ada ancaman virus serta varian turunan SARS-CoV-2 yang mungkin bisa terjadi peningkatan kasus di negara ini jika abai atau santai terhadap protokol kesehatan.


“Ancaman belum berhenti. Ada ancaman varian BA.4, BA.5 yang bisa mengalahkan parentalnya yakni BA.2 dan berpotensi masuk Indonesia dan meningkatkan jumlah kasus,” kata Dicky.


 

Sumber: Republika

Tags: dki jakartakasus covid-19kasus hariankasus harian covid-19total kematian covid-19tren kesembuhan covid-19
ShareTweetPin
Previous Post

Legislator Dukung Langkah Propam Polri Rehab 136 Polisi Pecandu Narkoba

Next Post

Warga Iran Protes Kenaikan Harga Bahan Pokok Hingga 300 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
jemaah haji 2023

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Jemaah, Fasilitas Hampir Rampung 98 Persen

Selasa (21/04/2026) - 15:33 WIB
Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.