Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Google Bantah Laporan Citra Satelit Masih Tanpa Sensor di Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (20/04/2022) - 00:31 WIB
in INTERNASIONAL
0
Konvoi militer Rusia di dekat Mariupol, Ukraina (ilustrasi).

Sejumlah gambar menunjukan Google membuka akses ke fasilitas militer Rusia.

JAKARTA — Google mengatakan, pihaknya belum membuat perubahan terkait cara menyensor citra satelit Rusia. Kabar tersebut bertentangan dengan klaim yang beredar di Twitter bahwa Google membuka akses ke fasilitas militer dan strategis Rusia.

Pada Senin pagi, akun Twitter @ArmedForcesUkr men-tweet serangkaian gambar yang tampaknya menunjukkan peralatan militer. “Sekarang semua orang dapat melihat berbagai peluncur Rusia, ranjau, rudal balistik antarbenua, pos komando, dan tempat pembuangan sampah rahasia dengan resolusi sekitar 0,5 meter per piksel,” katanya.

Postingan tersebut telah dikutip oleh perusahaan media seperti The Moscow Times dan terjemahan bahasa Inggris dari cuitan menjadi viral setelah dibagikan ribuan kali. The Verge dapat mengkonfirmasi bahwa setidaknya satu gambar dari tweet tersedia di Google Maps dan itu menggambarkan situs militer Rusia yang aktif.

Namun, perusahaan mengatakan kabar ini bukan hal baru. Juru bicara Google, Genevieve Park mengatakan, perusahaannya belum membuat perubahan citra satelit di Rusia. “Kami belum membuat perubahan kabur pada citra satelit kami di Rusia,” ujar Park. Sementara gambar yang beredar tersedia di Google Maps jauh sebelum konflik di Ukraina.

Bukan hal yang aneh bagi Google untuk mengaburkan peta area yang berpotensi sensitif, termasuk lokasi militer. Misal, Google Maps membuat piksel gambar pangkalan udara 705 Angkatan Udara Prancis. Namun, ada banyak instalasi militer lain yang dapat dilihat secara publik. Google Maps memungkinkan pengguna melihat citra satelit yang detail dari Pangkalan Angkatan Udara Nellis Amerika dan Area 51 yang terkenal.

Dilansir The Verge, Selasa (19/4/2022), Google telah mengambil sejumlah tindakan terhadap Rusia sejak menyerang Ukraina. Perusahaan telah menghentikan sementara penjualan iklan, memutus akses ke Google Pay untuk beberapa pengguna Rusia sesuai dengan sanksi, dan melarang akun media pemerintah Rusia menjalankan iklan di saluran YouTube.


Pemerintah Rusia telah mengancam akan mendenda perusahaan tersebut karena YouTube memiliki video yang berisi informasi yang salah tentang perang di Ukraina.

Sumber: Republika

Tags: militer rusiaperang rusia ukrainarusia serang ukrainaRusia vs Ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Menlu Turki: Gerakan Neo-Nazi Sebabkan Peningkatan Islamofobia

Next Post

Aduan Soal THR Mulai Diterima Kemenaker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Jumat (05/06/2026) - 16:51 WIB
SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

Jumat (05/06/2026) - 16:18 WIB
Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Jumat (05/06/2026) - 16:15 WIB
Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.