Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Gandeng Kemen PPPA, BNPT Akselerasi Desa Ramah Perempuan Nihil Radikalisme

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 23:59 WIB
in NASIONAL
0
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar (kiri), menekankan pentingnya perempuan mawas dari bahaya radikalisme terorisme

BNPT menekankan pentingnya perempuan mawas dari bahaya radikalisme terorisme

JAKARTA— Perempuan dan anak merupakan kelompok yang terbilang rentan terpapar ideologi radikal terorisme. Karena itu, langkah pencegahan sejak dini dari lingkungan terkecil perlu dilakukan untuk membendung narasi ideologi terorisme. 


Salah satu bentuk pencegahan tersebut dapat dimulai dari level desa, termasuk dengan menghadirkan program kolaborasi lintas lembaga terkait pemberdayaan perempuan dan anak yang mendukung upaya pencegahan terorisme. 


Sebagai bagian dari upaya mengimplementasikan langkah tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyepakati kerjasama di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta penanggulangan terorisme. 


Kerja sama ini diresmikan melalui penandatangan nota kesepahaman antara BNPT dan Kemen PPA di Jakarta, Selasa (19/4/2022) yang dilakukan Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, serta Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Bintang Puspayoga). 


Boy Rafli menuturkan BNPT menemukan beberapa kasus  keterlibatan perempuan dan anak dalam aksi terorisme. Sejauh ini terdapat belasan perempuan yang terbilang kasus tindakan terorisme. 


“Dalam beberapa catatan kami, ada sejumlah perempuan yang terlibat dalam kasus terorisme. Dalam catatan kami kurang lebih ada sekitar 14,” kata Boy Rafli. 


Salah satu perempuan yang terjerat dalam tindakan terorisme tersebut ialah Zakiah Aini yang melakukan penyerangan di Mabes Polri pada 3 Maret 2021 lalu. 


Kasus lainnya yang cukup menggemparkan melibatkan seorang ibu dan dua anak dalam aksi teror di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro pada Mei 2018 lalu yang merupakan bagian dari rentetan aksi terorisme di Surabaya. 


Bila menilik dari perspektif global yang berkembang, perempuan dan anak yang terlibat dalam aksi teror merupakan korban dari ideologi terorisme yang ditanamkan. 


“Dunia hari ini melalui UN masih melihat perempuan dan anak sebagai korban, walaupun sudah direkrut (kelompok terorisme). Secara fakta memang jadi pelaku, tapi sesungguhnya perempuan dan anak adalah korban yang dilakukan oleh kaum pria dalam proses radikalisasi yang dijalankan kelompok terorisme,” kata Boy Rafli. 


Senada dengan Kepala BNPT, Menteri PPA melihat keterlibatan perempuan dan anak dalam also terorisme ini dipicu kerentanan kelompok tersebut untuk terpapar ideologi teror, sehingga kemudian mereka menjadi pelaku sekaligus korban.  


“Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan perempuan rentan dilibatkan dalam aksi terorisme. Seperti kita ketahui bersama, itu adalah budaya patriarki, ekonomi maupun akses informasi,” kata Bintang Puspayoga. 


Karena itu dia berharap dengan kerja sama antara BNPT dan Kemen PPPA, kedua lembaga dapat berkolaborasi mewujudkan strategi penanggulangan terorisme, termasuk salah satunya dengan ikut berpartisipasi dalam program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. 


Sejauh ini, Bintang mengatakan terdapat 142 model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Indonesia. Dengan kerja sama yang diikat, BNPT diproyeksikan untuk terlibat lebih aktif menciptakan desa-desa ramah perempuan utamanya di daerah-daerah rawan aksi teror. 


“Mudah-mudahan kita bisa turun bersama, bisa mewujudkan yang namanya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang bebas keterpaparan dari paham radikal terorisme,” kata dia.       

Sumber: Republika

Tags: bnptboy rafli amardesa bebas radikalimedesa bebas radikalismeradikalismeterorisme
ShareTweetPin
Previous Post

KJRI Shanghai Terapkan WFH, Pelayanan Kekonsuleran Terhenti

Next Post

Rencana Mengganti Bansos dengan Pemberdayaan Ekonomi, Tepatkah? 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.