Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dosen UMM Ungkap Cara Internasionalisasi Bahasa Indonesia

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (08/05/2022) - 12:40 WIB
in NASIONAL
0
Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Faizin mengungkapkan, cara menginternasionalkan bahasa Indonesia di kancah Asia Tenggara. (ilustrasi)

Bahasa Indonesia memiliki potensi untuk bisa menjadi bahasa resmi kedua ASEAN.

MALANG — Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Faizin mengungkapkan, cara menginternasionalkan bahasa Indonesia di kancah Asia Tenggara. Hal ini diungkapkan menyusul pernyataan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri yang mengusulkan Bahasa Melayu dijadikan sebagai bahasa resmi kedua di Association of South East Asian (ASEAN).

Menanggapi isu tersebut, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim juga turut mendukung bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di ASEAN. Bahkan, juga mengkampanyekannya di media sosial Kemendikbudristek dengan melakukan aksi bela bahasa.

Hal itu membuat Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia UMM tertarik membahasnya. Melihat dari perspektif linguistik, setiap negara berhak untuk mengajukan dan mengusulkan fungsi bahasa negaranya menjadi bahasa internasional. “Tidak terkecuali Indonesia maupun Malaysia,” kata Faizin.

Namun Faizin mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu kebakaran jenggot. Masyarakat justru harus lebih intropeksi diri mengenai usaha apa saja yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan ahasa Indonesia.

   

Bahasa Indonesia sebagai peningkatan bahasa internasional sebenarnya telah diatur pada UU Nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan. Untuk mewujudkannya, memang butuh kerja keras, strategi, kerjasama, dan kolaborasi antarkementerian.

Pria kelahiran Sumenep juga menilai, Malaysia pasti memiliki keseriusan dan strategi jitu saat menginginkan sesuatu. Terkiat isu bahasa ini, mereka telah mengadakan lomba antarbahasa yang memperebutkan piala perdana menteri. Adapun pesertanya bukan hanya dari Malaysia, tapi juga seluruh penutur bahasa melayu di seluruh dunia.

Hebatnya lagi, gelaran tersebut disiarkan oleh televisi nasional bahkan internasional. Banyak dari alumni yang belajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang malah ikut serta dan meramaikan ajang tersebut.

Meskipun begitu, Faizin merasa Indonesia juga memiliki potensi untuk bisa menjadi bahasa resmi kedua ASEAN. Ada beberapa strategi yang ia tawarkan dalam mempercepat proses internasionalisasi bahasa Indonesia.

Salah satu usulan Faizin adalah membuat kajian baru yang membahas terkait sosiologi, politik dan linguistik atau disebut juga dengan sociopolitica linguistic. Kajian itu bertujuan untuk membahas secara komprehensif mengenai strategi penyebaran aspek bahasa.

Menurut Faizin, selama ini jarang menemukan ahli bahasa membicarakan politik. Padahal yang ingin mereka capai ialah bahasa internasional. Banyak pihak yang tentunya memiliki peran strategis seperti hubungan internasional, kementerian pendidikan, balai bahasa dan lainnya.

Selain itu, perlu adanya langkah serius dari pemerintah dalam menanggapi isu tersebut.  Menurutnya, dari awal Indonesia sudah unggul segalanya. Satu di antaranya ialah sejarah ejaan Indonesia yang cukup kuat.

“Mulai dari  Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi, Ejaan Pembaharuan, Ejaan Melindo, Ejaan Baru Lembaga Bahasa dan Kesusastraan (LBK), Ejaan yang Disempurnakan (EYD), hingga Ejaan Bahasa Indonesia,” katanya dalam siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (7/5/2022).

Faizin menilai pemerintah Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah terkait isu tersebut. Politic will dan aspek kebahasaan termasuk dua hal penting. Begitupun dengan tata bahasa yang harus senantiasa dievaluasi.

Problematika bahasa serta pengayaan kosakata juga perlu dimutakhirkan. Dengan begitu, klaim untuk melakukan internasionalisasi bahasa Indonesia bisa lebih mudah ketika semua pekerjaan rumah tersebut sudah dijalankan dengan baik. “Maka peran setiap pemangku kepentingan harus jelas. Begitupun dengan peningkatan kecintaan akan bahasa kita,” ucapnya.

Sumber: Republika

Tags: bahasa indonesiabahasa internasionalummuniversitas muhammadiyah malang
ShareTweetPin
Previous Post

Airlangga-AHY Dinilai Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

Next Post

Taliban Kembali Wajibkan Burqa Bagi Wanita di Afghanistan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.