Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dekan FKUI: Perkembangan Hepatitis Akut 'Lambat', Namun Tetap Waspada

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/05/2022) - 22:48 WIB
in NASIONAL
0
dr Ari Fahrial Syam

Laju kasus hepatitis akut berbeda dengan Covid-19 yang penularannya luar biasa.

JAKARTA — Dekan Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrial Syam menilai perkembangan penyakit hepatitis akut misterius ‘lambat’ dibandingkan dengan penularan Covid-19. Kendati demikian, penyakit ini perlu diwaspadai.

Ari mengatakan, penyakit ini dimulai di Inggris, Eropa dan secara bertahap berkembang di belasan negara dan sekarang ada 20 negara miliki kasus ini. “Bahkan, di Indonesia ada tiga kasus hepatitis akut yang dikirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), berkembang jadi belasan, dan terbaru kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa kini ada 15 kasus. Tetapi kalau saya lihat perkembangan kasusnya di dunia ‘lambat’,” ujarnya saat konferemsi virtual, Kamis (12/5/2022).


Menurutnya, laju kasus hepatitis akut misterius berbeda dengan Covid-19 yang perkembangan kasusnya banyak dan penularannya luar biasa. Ia menjelaskan, ketika terjadi penularan Covid-19 dan ada transmisi lokal sehingga orang yang dekat dengan pasien yang terinfeksi virus ini kemudian mudah tertular.


Ini membuat perkembangan kasus Covid-19 jadi meluas dan luar biasa. Ini berbeda dengan penyebaran hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya yang dinilai Ari lebih lambat.


“Kita tidak perlu terlalu khawatir terhadap hepatitis akut ini, tetapi tetap perlu waspada karena kita belum tahu potensi penyebarannya,” kata pria yang juga dokter spesialis penyakit dalam ini.


Dia mengingatkan, potensi penularan hepatitis akut misterius ini bisa menyebabkan dampak luar biasa. Apalagi perjalanan klinis pasien hepatitis akut cukup berat. Kalau tidak ditangani dengan baik dan tidak segera diatasi maka kondisi pasien bisa fatal kemudian akhirnya meninggal dunia.


Secara umum, dia melanjutkan, adanya virus ini membuat pakar virus dan pakar mikrobiologi klinik memiliki potensi memikirkan untuk melakukan skrining dalam pendekatan mencari penyebab suatu infeksi yang baru ini. Menurutnya, ini berbeda dengan kusta, malaria, epitrosis atau  penyakit lainnya yang telah dikenal sebelumnya.


Selain itu, adanya virus ini membuat wilayah Indonesia yang luas akhirnya memiliki kemampuan untuk deteksi dan informasi hepatitis akut di pusat-pusat, baik di pusat kesehatan maupun pendidikan. Ini termasuk bagaimana Indonesia bisa mandiri mengupayakan kit sehingga cepat segera memiliki peralatan untuk mendeteksi penyakit peradangan hati ini dan segera mengetahuinya.

Sumber: Republika

Tags: Gejala Hepatitis Akuthepatitis akut misteriuskasus hepatitis akutperkembangan kasus hepatitis
ShareTweetPin
Previous Post

Bareskrim Klaim Gagalkan Penyelundupan 121 Ton Minyak Goreng ke Timor Leste

Next Post

Israel Setuju Bangun Ribuan Pemukiman Baru di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.