Minggu, September 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Barat Sebut Rusia Dalang Serangan Siber di Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (11/05/2022) - 11:32 WIB
in INTERNASIONAL
0
Serangan siber (ilustrasi).

Rusia berada di balik serangan siber besar-besaran pada awal perang di Ukraina

WASHINGTON — Pejabat Barat mengatakan, Rusia berada di balik serangan siber besar-besaran pada awal perang di Ukraina. Serangan digital terhadap jaringan KA-SAT Viasat terjadi pada akhir Februari, ketika Rusia meluncurkan invasi ke Ukraina.

“Serangan siber ini memiliki dampak signifikan yang menyebabkan pemutusan jaringan, dan gangguan komunikasi tanpa pandang bulu di beberapa otoritas publik, bisnis dan pengguna di Ukraina, serta mempengaruhi beberapa Negara Anggota Uni Eropa,” kata pernyataan Dewan Uni Eropa, dilansir Aljazirah, Rabu (11/5/2022).

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan, serangan siber itu bertujuan untuk mengganggu komando dan kontrol Ukraina selama invasi. Serangan siber tersebut juga memiliki dampak limpahan ke negara-negara Eropa lainnya.

Pernyataan Kantor Luar Negeri Inggris yang mengutip Menteri Luar Negeri Liz Truss mengatakan, serangan siber adalah serangan yang disengaja oleh Rusia terhadap Ukraina. Target utama Rusia adalah militer Ukraina. Tetapi serangan siber juga mengganggu ladang angin dan pengguna internet di Eropa tengah.

“Sabotase jarak jauh menyebabkan kehilangan besar dalam komunikasi di awal perang,” kata pejabat keamanan siber Ukraina, Victor Zhora pada Maret.

Rusia secara rutin membantah melakukan operasi siber ofensif.  Badan-badan intelijen Barat sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan serangan siber yang berpotensi menyebar ke tempat lain dan menyebabkan kerusakan “limpahan” pada jaringan komputer global.

Beberapa pekan menjelang invasi Rusia, banyak operasi siber yang menargetkan Ukraina. Pada Januari, para peneliti menemukan malware destruktif yang disebut WhisperGate, yang beredar di Ukraina.  WhisperGate sangat mirip dengan serangan siber Rusia terhadap Ukraina pada 2017, atau yang dikenal sebagai NotPetya. Malware ini menghancurkan data pada ribuan sistem komputer lokal.

Serangkaian serangan penolakan layanan terdistribusi (DDoS) yang dikaitkan dengan Rusia, juga telah membuat situs perbankan dan pemerintah Ukraina offline. Pada dini hari tanggal 24 Februari, ketika pasukan Rusia memasuki Ukraina timur, para peretas melumpuhkan puluhan ribu modem internet satelit di Ukraina dan di seluruh Eropa.  Modem menyediakan internet untuk ribuan orang Ukraina. Ini tetap menjadi salah satu serangan siber terbesar yang diketahui publik, dan terjadi dalam konflik tersebut.

Pada 1 Maret, terjadi serangan rudal terhadap menara televisi Kyiv. Serangan rudal bertepatan dengan serangan siber yang meluas. Beberapa hari kemudian, Microsoft mendeteksi grup Rusia di jaringan perusahaan tenaga nuklir Ukraina yang tidak disebutkan namanya, tepat saat militer Rusia menduduki pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang terbesar di Eropa. Pejabat senior keamanan nasional AS mengatakan, Moskow menggabungkan kekuatan siber dan militer dalam perang di Ukraina.  

“Kami telah melihat Rusia memiliki pendekatan terpadu untuk menggunakan serangan fisik dan siber, secara terintegrasi, untuk mencapai tujuan brutal mereka di Ukraina,” kata pejabat senior keamanan siber Gedung Putih, Anne Neuberger.

Sumber: Republika

Tags: invasi rusiaperang rusia ukrainaperang siberserangan siberserangan siber rusia
ShareTweetPin
Previous Post

Selandia Baru Buka Penuh Perbatasan Internasional Akhir Juli

Next Post

Wagub DKI Janji Jatuhkan Sanksi Bagi Perusahaan tak Bayar THR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Sabtu (05/09/2026) - 20:32 WIB
Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Sabtu (05/09/2026) - 10:45 WIB
BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

Jumat (04/09/2026) - 21:47 WIB
BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.