Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Anthony Albanese, Sosok PM Australia dari Keluarga Sederhana

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (23/05/2022) - 00:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
Ketua Partai Buruh Australia Anthony Albanese terpilih sebagai perdana menteri Australia.

Anthony Albanese adalah seorang politisi yang memiliki kehidupan sederhana

CANBERRA — Perdana Menteri Australia terpilih, Anthony Albanese adalah seorang politisi yang memiliki kehidupan sederhana. Dia adalah anak satu-satunya yang dibesarkan oleh seorang ibu tunggal di pinggiran Sydney dengan mengandalkan uang pensiun.

Albanese menggambarkan dirinya sebagai satu-satunya kandidat perdana menteri dengan “nama non-Anglo Celtic”. Teman-teman Albanese melafalkan namanya dengan menyebut “Alban-ez,” seperti mengucapkan bolognese.  Tetapi setelah berulang kali dikoreksi selama bertahun-tahun oleh orang Italia, pelafalan nama Albanese secara luas dikenal sebagai “Alban-easy.”

Saat pidato kemenangannya, Albanese berada satu panggung dengan Senator Penny Wong, yang akan menjadi menteri luar negeri.  Ayah Wong adalah orang Malaysia-Cina dan ibunya orang Eropa keturunan Australia.

“Saya pikir itu bagus. Seseorang dengan nama keluarga non-Anglo Celtic adalah pemimpin di House of Representative dan seseorang dengan nama keluarga seperti Wong adalah pemimpin pemerintahan di Senat,” kata Albanese.

Australia telah dikritik karena perwakilannya di Parlemen sebagian besar merupakan keturunan penjajah Inggris.  Inggris tidak lagi menjadi sumber utama imigran Australia sejak kebijakan rasis dicabut pada 1970-an.  Sekitar setengah dari populasi multikultural Australia lahir di luar negeri atau memiliki orang tua yang lahir di luar negeri. Imigran Cina dan India sekarang mendominasi Australia.

Albanese menghabiskan masa kecilnya di perumahan milik pemerintah di pinggiran kota Camperdow.  Kehidupan Albanese yang cukup sederhana telah membentuknya sebagai pribadi yang kuat dan rendah hati. Dia dikenal sebagai politisi yang telah memimpin Partai Buruh Australia ke dalam pemerintahan untuk pertama kalinya sejak 2007. Hingga kini dia masih dikenal luas dengan nama panggilan masa kecilnya, Albo.

“Ini mengatakan banyak tentang negara kita yang hebat bahwa seorang putra dari seorang ibu tunggal yang merupakan pensiunan disabilitas, yang tumbuh di perumahan umum di ujung jalan di Camperdown dapat berdiri di hadapan Anda malam ini sebagai perdana menteri Australia,” kata Albanese dalam pidato kemenangannya.

“Setiap orang tua menginginkan lebih untuk generasi berikutnya daripada yang mereka miliki. Ibuku memimpikan kehidupan yang lebih baik untukku. Dan saya berharap perjalanan hidup saya menginspirasi orang Australia untuk meraih bintang,” tambah Albanese.

Selama kampanye, Albanese kerap mengungkapkan kehidupan masa kecilnya yang kurang beruntung. Oleh karena itu, dia berfokus pada kebijakan bantuan keuangan untuk pembeli rumah pertama yang bergulat dengan melonjaknya harga real estat dan pertumbuhan upah yang lamban. Selain itu, Partai Buruh juga menjanjikan perawatan anak yang lebih murah untuk orang tua yang bekerja, dan perawatan panti jompo yang lebih baik untuk lansia.

Ayah Albanese, Carlo Albanese yang berkebangsaan Italia. Sementara ibu Albanese merupakan keturunan Irlandia-Australia, Maryanne Ellery.

Ibunda Albanese adalah pegawai pemerintah dan mengalami cacat karena rheumatoid arthritis kronis. Sejak kecil, Albanese mengetahui bahwa ayahnya telah meninggal dunia karena kecelakaan mobil. Namun pada usia 14 tahun, dia mengetahui fakta yang sebenarnya bahwa ayahnya masih hidup dan orang tuanya tidak pernah menikah.

Carlo Albanese dan Ellery bertemu di kapal pesiar pada 1962. Carlo merupakan seorang pramugara di kapal pesiar tersebut. Ellery kembali ke Sydney setelah menempuh perjalanan selama tujuh bulan melalui Asia ke Inggris dan benua Eropa. Menurut biografi Anthony Albanese 2016, berjudul “Albanese: Telling it Straight” ibunya hamil empat bulan ketika kembali ke Sydney.

Ellery tinggal bersama orang tuanya di rumah milik pemerintah di Camperdown. Pada 2 Maret 1963, Ellery melahirkan Anthony Albanese. Karena kesetiaan kepada ibunya dan rasa takut menyakiti perasaannya, Albanese memberanikan diri untuk mencari ayahnya pada 2002, setelah ibunya meninggal dunia.

Albanese bertemu dengan ayahnya pada 2009 di Barletta di Italia selatan. Ketika itu, Albanese yang menjabat sebagai menteri transportasi dan infrastruktur Australia sedang melakukan pertemuan bisnis di Italia.

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: Anthony Albanesepemilu australiaperdana menteri australiapm australia
ShareTweetPin
Previous Post

Charta Politika Lihat Kode Jokowi Soal 2024, Ini Katanya…

Next Post

Aplikasi LET's Fisio, Permudah Akses Fisioterapi Pada Pasien Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.