Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Albanese, Tokoh Kelas Pekerja Australia yang Jadi PM Terpilih

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (22/05/2022) - 19:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
Bendera Australia.

Anthony Albanese menjadi perdana menteri Australia terpilih

JAKARTA — Anthony Albanese menjadi perdana menteri Australia terpilih setelah Partai Buruh yang dipimpinnya meraup suara mayoritas dalam pemilihan nasional pada Sabtu (21/5/2022). Kemenangan partai itu ditegaskan kembali oleh PM Australia Scott Morrison yang mengakui kekalahan kubu konservatif.

Menurut peroleh suara, Partai Buruh belum mencapai 76 dari 151 kursi majelis rendah yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan sendiri. Hasil akhir akan ditentukan saat penghitungan suara lewat pos rampung.

Dengan raihan suara 55 persen, Partai Buruh mendapatkan 72 kursi, lebih banyak dari koalisi Morrison yang memperoleh 52 kursi. Sementara itu, Independen dan Partai Hijau memperoleh 11 kursi, menurut Australian Broadcasting Corp, dan 16 kursi lainnya masih belum dipastikan siapa pemiliknya.

Partai Buruh unggul dalam jajak pendapat sebelum pemilu, meskipun survei menunjukkan pemerintah koalisi Liberal-Nasional mempersempit kesenjangan dalam sesi akhir kampanye enam pekan. Partai Buruh memperoleh suara mayoritas dalam Pemilu Australia kali ini berkat dukungan dari Partai Hijau dan kelompok independen yang mengampanyekan kebijakan tentang kesetaraan gender dan penanganan perubahan iklim.

Kampanye tersebut berhasil meraih simpati dan melenyapkan amarah pemilih atas kelambanan pemerintahan Morrison menangani perubahan iklim. Pada Maret 2022, Australia dilanda banjir terburuk dalam satu dekade yang menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi dari rumah mereka dan menewaskan sedikitnya 10 orang.

Keberhasilan Partai Buruh memenangi pemilu Australia juga tak terlepas dari andil para pemilih di Australia Barat yang meninggalkan koalisi Morrison. Saat merayakan kemenangan Partai Buruh di Sidney, Albanese yang dikenal pragmatis bertekad untuk menyatukan Australia. Dia berjanji untuk mengakhiri perpecahan di Australia dan menilai bahwa masyarakat di negeri Kanguru itu ingin bersatu dan mencapai kepentingan dan tujuan bersama.

Albanese, yang berasal dari kelas pekerja itu, juga menilai bahwa masyarakat telah lelah dengan perbedaan karena yang mereka inginkan adalah kebersamaan sebagai sebuah bangsa. Selama 26 tahun sejak Albanese pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen, Partai Buruh berada di pemerintahan hanya lima tahun, ketika Australia dipimpin oleh Kevin Rudd dan Julia Gillard di masa yang penuh gejolak.

Albanese pertama kali menjadi menteri setelah kemenangan Partai Buruh pada pemilu 2007. Karir politiknya melesat setelah mengambil alih kepemimpinan oposisi usai kekalahan telak partai itu pada 2019. Keturunan imigran pekerja Albanese menggambarkan dirinya sebagai satu-satunya kandidat dengan “nama non-Anglo Celtic” yang mencalonkan diri sebagai PM dalam 121 tahun keberadaan jabatan itu di Australia.

“Nama non-Anglo Celtic” merujuk pada riwayat Albanese, keturunan imigran bangsa Inggris yang bukan dari kalangan berdarah biru. Dia tumbuh dari keluarga sederhana di pinggiran Sidney, Camperdown.

“Ibuku memimpikan kehidupan yang lebih baik untukku,” katanya, yang berharap perjalanan hidupnya bisa menginspirasi orang Australia untuk meraih cita-cita.

Pria berusia 59 tahun itu ingin agar Australia terus menjadi negara yang tidak menghiraukan asal muasal warga, apa kepercayaan mereka dan dari keturunan mana mereka berasal. Ia juga ingin Australia terus menjadi negara yang tidak membatasi kesempatan warganya, seperti dikutip dari AP.

Albanese terlahir dari keluarga Katholik Roma dan dibesarkan oleh seorang ibu tunggal bernama Maryanne Ellery di lingkungan kelas pekerja di Sidney. Keluarga Albanese yang konservatif secara sosial itu harus menyimpan rahasia demi menghindari skandal “tidak sah” dalam keluarga kelas pekerja di Australia pada dekade 1960-an.

Dia diberitahu bahwa ayahnya yang berkebangsaan Italia, Carlo Albanese, wafat dalam kecelakaan mobil tak lama setelah menikah dengan Ellery yang berdarah Irlandia-Australia di Eropa. Namun, saat Albanese berusia 14 tahun, ibunya mengatakan bahwa sebenarnya ayahnya belum meninggal dan kedua orang tuanya tidak pernah menikah.

Karena rasa sayang dan takut menyakiti perasaan ibunya, dia tidak mencari ayahnya hingga kematian Ellery pada 2002. Albanese bertemu ayahnya pada 2009 di Barletta, Italia Selatan, kampung halaman Carlo Albanese, ketika menjadi Menteri Transportasi dan Infrastruktur Australia dan melakukan pertemuan bisnis di Italia.

sumber : Antara / Reuters

Sumber: Republika

Tags: Anthony Albanesepemilu australiaperdana menteri Australia terpilihpm australia
ShareTweetPin
Previous Post

Konferensi Pengurangan Risiko Bencana di Bali Dimulai

Next Post

Hari Ini: 285 Orang di Indonesia Sembuh dari Covid-19, Terbanyak Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.